oleh

Rp 11 M Lolos dari Minut, Komisi II Panggil LPSE

-Minut & Bitung-43 views

 

METRO, Airmadidi -Sangat disesalkan gagalnya tender proyek peningkatan jalan Sampiri-Kaleosan-Kuwil yang dibiayai lewat Dana Alokasi Khuus (DAK) Rp 11 M. Komisi II DPRD Minahasa Utara akan memanggil pihak LPSE/ULP untuk dintai penjelasan sehingga Rp 11 M itu lolos dari tangan Minut.
Pasalnya kegagalan tender tersebut mengakibatkan dana Rp 11 M akan kembali ditarik ke pusat karena tak jadi digunakan.
“Kami sangat menyesal gagal tender. Apalagi proyek itu dibiayai lewat DAK dimaka kalau proyek tak jadi maka anggaranya hangus karena ditarik kembali ke pusat. Ini berbeda dengan DAU yang bisa dijadikan SILPA,” sergah personel Komisi II Joseph Dengah, Senin (03/09/2018).
Menurut Dengah, Komisi II akan memanggil LPSE /ULP untuk memberi penjelasan bagaimana sampai terjadi gagal tender.
Menurutnya proyek jalan yang menghubungkan ketiga desa tak bisa diusulkan dalam perencanaan di tahun 2019 mendatang. “Melainkan baru bisa diusulkan nanti di tahun 2020. Sebab kalau diajukan tahun ini, sudah masuk rekon untuk proyek-proyek tahun 2019,” jelas tokoh masyarakat Airmadidi ini.
Lanjut Dengah, pihaknya mendapat informasi kalau kegagalan tender akibat terjadi pergantian petugas LPSE/ULP. “Mungkin karena ada pergantian petugas LPSE sampai mereka tak masukkan laporan ke Dinas PU. Sebab dinas PU hanya tunggu laporan. Kalau sudah masuk laporan ke Dinas PU terus tak diproses bisa menjadi kasus, orang pemenang tender bisa mengamuk. Untuk itulah kami akan memanggil pengelola LPSE/ULP,” tandas Dengah.

PENULIS: Agust Randang