oleh

Diterima Rektor Unima, Malik Diminta Segera Selesaikan Perkuliahan

Malik didampingi Rektor, Dekan FIK serta jajaran Unima berpose bersama seusai penyambutan di Kampus

KEBERHASILAN Atlet Pencak Silat Indonesia, Abdul Malik, yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano, diapresiasi positif oleh jajaran Rektorat Unima pimpinan Prof Dr. Juleta Paulina Amelia Runtuwene, MS, saat penyambutan civitas akademika Unima di Kantor Pusat, Kamis (06/09) kemarin.

Ketika menerima Malik, Rektor Unima, yang ikut memberikan dukungan saat pertandingan final Asian Games Cabor Pencak Silat di Padepokan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin 27 Agustus 2018 lalu, mengharapkan agar Malik segera menyelesaikan perkuliahan yang sempat terbengkalai ketika Malik harus menajalani Pelatnas Asian Games.

Deputy Pembantu Rektor III Unima, Dr. Marnex Berhimpong, MKes, AIFO mengatakan bahwa pihak rektorat sangat antusias atas hasil yang dicapai Malik. Sebab, sebagai mahasiswa Unima, Malik telah mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di iven bergengsi Benua Asia. “Jajaran Unima Tondano melalui rector berharap Malik segera menyelesaikan perkuliahan di FIK,” tukas Berhimpong.

Sementara itu, penyambutan terhadap pahlawan olahraga Indonesia, yang menapak prestasi nasional ketika menimbah ilmu di Unima Tondano, tampak ramai. Ratusan mahasiswa termasuk jajaran dosen dan petinggi Unima memberikan sambutan yang luar biasa kepada Malik.

Didampingi Dekan FIK Unima, Dr. Beatrix Podung, MKes, AIFO serta para petinggi FIK, Malik sangat bersyukur bisa mendapatkan penyambutan dari pihak rektorat. Ia juga berharap segera menyelesaikan program pendidikan di FIK karena sejumlah agenda untuk pertandingan international harus ia jalani dalam waktu dekat ini.

“Dalam waktu dekat ini, Malik akan kembali ke Pelatnas untuk menghadapi sejumlah agenda pertandingan international yang telah disiapkan oleh PB IPSI. Karena itulah, selama berada di Sulut, ia diminta untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelesaia kuliah di FIK,” sebut Berhimpong.

Seperti diketahui, jejak Malik menuju Pelatnas Asian Games berasal dari aktifitasnya sebagai mahasiswa di Unima. Berbekal program latihan di PPLM, Malik kemudian menjadi utusan Unima di Pekan Olahraga Mahasiswa (Popnas) Aceh. Sukses di Aceh, Malik dipilih menjadi utusan Indonesia di Kejuaraan Mahasiswa Asean di Singapura.

Sukses di Singapura, menambah kepercayaan pihak PB IPSI untuk merekrut Malik di Pelatnas. Karena masih banyak senior yang ada di Pelatnas, Malik dipanggil untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Asian Games pasca menjuaran Pomnas Makassar, Tahun 2017. Hasilnya, Malik mampu menerobos barisan atlet pelatnas senior dan masuk sebagai atlet pelatnas hingga akhirnya terpilih menjadi wakil di kelas B pada pelaksanaan Asian Games XVIII Tahun 2018.

Penulis : Denny Andries

Komentar