oleh

Kejuaraan Bola Voli Kapolda Sulut Cup Diikuti 14 Kabupaten/Kota

“Jan Lengkong didampingi Sekum Pengprov PBVSI Nico Pangemanan bersama utusan Kabupaten-Kota seusai Tecnical Meeting Kejuaraan Bola Voli Kapolda Cup 2018

KEJUARAAN Bola Voli Kapolda Cup, yang dijadwalkan berlangsung di Taman Kota Tomohon, 12-23 September 2018, akan diikuti 14 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Pembukaan kejuaraan yang dikemas Pengprov PBVSI Sulut akan dilakukan Kapolda Sulut, Rabu (12/09) pukul 15.00 WITA.

Informasi yang diperoleh METRO dari Koordinator Perwasitan Pengprov PBVSI Sulut, Dr. Jan Lengkong, MKes, AIFO, dari 15 Kabupaten/Kota di Sulut, hanya Talaud, yang tidak ikut berpartisipasi. “Kami sudah menunggu hingga Senin malam untuk menyusun jadwal, tapi ternyata Talaud tidak mengirimkan tim,” kata Lengkong.

Dikatakan Lengkong, Kejuaraan Kapolda Sulut Cup 2018 pihak PBVSI Sulut tidak membatasi usia pemain. “Siapapun bisa bertanding di Kapolda Cup, tapi syaratnya adalah KTP dan domisili. Jika ada pemain yang masih usia pelajar meski sekolahnya di Manado, tapi domisili keluarga di luar Manado, ia harus mengikuti domisili,” ujar Lengkong, yang juga adalah dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unima Tondano.

Menurut Lengkong, hasil technical meeting, untuk kelompok putra dan putri dibagi i tiga pool. Untuk putra, pool A terdiri dari Minahasa Utara, Sangihe, Bolsel dan Minsel. Kemudian untuk pool B masing-masing Kota Bitung, Tomohon, Bolmut dan Kotamobagu. Sementara pool C terdiri dari Manado, Boltim, Minahasa, Bolmong dan Sitaro.

Selanjutnya untuk kelompok putri pool X adalah Kota Tomohon, Boltim, Mitra dan Minsel. Kemudian pool Y, Bitung, Sitaro, Minahasa dan Manado, sementara pool Z terdiri dari Minut, Bolsel, Kotamobagu dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pertandingan pertama yang dijadwalkan Rabu sore akan dipertandingkan dua partai putra dan putri. “Pada pukul 17.00 akan bertanding tim dari pool C putra antara Kota Manado versus Minahasa. Selanjutnya pada pukul 17.30 akan saling berhadapan di pool X putri yakni Kota Manado versus Minahasa Tenggara,” lanjut Lengkong.

Penulis : Denny Andries

Komentar