oleh

Pembuat Peti Mati Temukan Orok di Sungai Sario

Orok yang ditemukan diduga hasil hubungan gelap.

METRO, Manado- Warga Kelurahan Ranotana dihebokan dengan penemuan orok jenis kelamin laki-laki. Diduga, bayi yang ditemukan sungai Sario oleh warga itu dibuang karena hasil selingkuh. 

Peristiwa penemuan itu terjadi pada Senin (10/9/2018) siang sekitar pukul 11.30 WITA. Dari informasi yang didapat menyebutkan, bayi perkirakan lahir saat berumur 6-7 bulan ditemukan tersangkut dialiran sungai Sario lebih tepatnya di belakang toko kembang Vonny Ranotana. Ia ditemukan oleh lelaki Tariman Sadia (48), warga Kelurahan Malendeng Lingkungan I, Kecamatan Paal dua yang merupakan karyawan kembang Vonny. 

Saat itu saksi sedang bekerja membuat peti mayat di toko tempat ia bekerja, saat saksi ingin beristirahat, saksi melihat ke arah sungai yang berada di belakang toko. Tiba-tiba matanya menangkal ada sesosok barang terapung mirip bangkai hewan. 

Merasa ada yang aneh, saksi kemudian mencoba menghampiri benda tersebut, yang ternyata bayi yang tak lagi bernyawa. Kaget, ia pun memberitahukan apa yang ia lihat itu kepada warga lainnya.  

Seketika itu warga sekitar langsung terkumpul di tempat itu. Bahkan warga yang ada menduga kalau orok ini merupakan hasil perselingkuhan, karena nekat membuang bayi laki-laki itu.

Mendapat laporan dari warga, anggota Polsek Wanea dan Polsek Sario mendatangi TKP. Anggota yang ada kemudian langsung mengangkat orok bayi itu dan membawanya ke RS Bhayangkara.

Kapolsek Sario AKP Temmy Toni ketika dikonfirmasi membenarkan adanya ada penemuan orok.

“Tindakan kepolisian yaitu membawa bayi laki-laki tersebut ke RS Bayangkara, dilerkirakan berumur 6-7 bulan,” pungkasnya.

Penulis: Rony Sepang

Komentar