oleh

Komisi I Ungkap Ada Legislator Habiskan Rp1 M untuk Terbang

-Politik-56 views

Suasana rapat paripurna di kantor DPRD Sulut, Jumat (14/9/2018).

METRO, Manado- Kegiatan perjalanan dinas keluar daerah menjadi tugas yang paling diminati oleh para wakil rakyat kita DPRD Sulawesi Utara. Berbagai agenda, seperti studi banding ataupun koordinasi menjadi alasan favorit untuk terbang.

Selain informasi ada 10 anggota dewan yang akan berangkat ke Swiss dalam waktu dekat ini, 

kabar yang memiriskan terungkap dalam rapat pembahasan Rencana Kerja Anggara (RKA) APBD Perubahan 2018 antara Komisi I bidang Pemerintahan dan Hukum dengan Sekretariat DPRD, Kamis (14/9/2018).

Dimana personel Komisi I Jems Julius Tuuk mengkritisi adanya anggaran kurang lebih Rp1 miliar yang dihabiskan untuk perjalanan dinas oleh satu anggota dewan saja.

“Saya tahu ada satu anggota dewan yang biaya perjalanan dinas perjalanan dinasnya mencapai Rp1 miliar. Ini harus jadi perhatian,” ungkap Tuuk.

Politisi PDIP itu juga meminta agar Sekretariat DPRD untuk memperlihatkan laporan dan rincian perjalanan dinas seluruh anggota dewan kepada Komisi I. 

Anggota dewan Ferdinand Mangumbahang yang dimintai tanggapan oleh wartawan, Jumat (14/9/2018) sore mengaku kaget.

“Waduh kalau sudah mencapai Rp1 miliar untuk satu anggota dewan, berarti tiap minggu beliau melakukan perjalanan dinas keluar daerah,” sorot politisi Partai Gerindra itu.

Terkait dengan pernyataan Tuuk tersebut, nama Wakil ketua DPRD Marthen Manopo disebut-sebut dan diduga sebagai anggota dewan yang dimaksud menghabiskan Rp1 miliar untuk perjalanan dinas.

Politisi Partai Demokrat itu diketahui rajin dalam mendampingi komisi-komisi atau alat kelengkapan dewan lainnya beraktifitas di luar daerah.

Namun Manopo yang dikonfirmasi sejumlah wartawan via ponsel, membantah informasi tersebut.

“Tidak benar itu. Silakan cek ke Sekretariat DPRD,” tantang dia. 

Sekedar informasi, Manopo sendiri menjadi satu dari 10 legislator Sulut yang akan berangkat ke Swiss. Mereka adalah Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo, Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang, Teddy Kumaat, Ferdinand Mewengkang, James Karinda, Boy Tumiwa, Eddyson Masengi dan Syenni Kalangi. 

Penulis: Yinthze Lynvia Gunde

Komentar