oleh

Pelaku Perkosaan Bocah Talawaan Mengaku Pacaran

Pelaku perkosaan bocah Talawaan diamankan Polisi.

 

METRO, Airmadidi – Perburuan terhadap lelaki KB alias Kus (31) seorang tukang asal Grobokan, Jawa Tengah, pelaku perkosaan terhadap bocah perempuan sebut saja Bunga (11) warga salah satu desa di Kecamatan Talawaan akhirnya membuahkan hasil. Setelah tertangkap, Senin (17/09/2018) sore sekitar pukul 15.30 Wita, lelaki yang berprofesi sebagai tukang bangunan itu mengakui dirinya pacaran dengan korban.

Kapolsek Dimembe AKP F. Kawulur melalui Kanit Reakrim IPDA Decky Pandi ketika dikonfirmasi menegaskan tersangka berhasil ditangkap di base camp tukang di perumahan Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Menurut Pandi, penangkapan ini setelah polisi memperoleh informasi dari rekan-rekannya tempat biasanya tersangka mangkal.

“Dari pengakuan tersangka dirinya pacaran dengan korban,” ungkap Kanit.
Lanjutnya dari keterangan yang diperoleh kasus perkosaan itu bermula ketika korban dan kakaknya mengantar masakan mie ke base camp di perumahan belakang pekuburan Paniki Atas yang dipesan tersangka.

Setelah selesai mengantar masakan mie tersebut, kakak korban langsung kembali pulang. Sedangkan korban masih tinggal bersama tersangka.

Belakangan ibu korban menanyakan kepada sang kakak mana korban? Menurut kakak korban, adiknya masih di base camp para tukang bangunan. Karena sudah malam ibu korban pun menyusul putrinya tersebut. Sampai di base camp, korban sudah tidak ada, sehingga ibu rumah tangga itu mencarinya dengan menyusuri sekitar kawasan pekuburan.

Alangkah terkejutnya ibu korban saat berada di belakang perumahan Panamas sekitar kawasan pekuburan Sentosa, Desa Paniki Atas, Jaga I menemukan putrinya sedang mengenakan celana.

“Setelah ditanyakan, korban mengaku sudah diperkosa tersangka,” turut Pandi.
Kasus perkosaan terhadap anak di bawah umur ini terjadi Sabtu (15/09/2018) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Rupanya setelah ditinggalkan kakaknya, korban digiring pelaku ke belakang perumahan yang sepi. Selanjutnya korban diperkosa oknum tukang bangunan asal Jawa tersebut.

“Untuk Visum sementara menunggu hasil dan tersangka sampai saat ini masih dalam pemeriksaan,” tegas Pandi seraya mengimbau para orang tua untuk memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya.

Penulis: Agust Randang

Komentar