oleh

Tak Puas di Mikro, Siswi SMP Digilir di Penginapan

Dua pelaku pemerkosaan ditangkap polisi.

 

METRO, Manado – Aksi perkosaan menimpa seorang siswi SMP, sebut saja Mekar (12) warga salah satu kelurahan di Kecamatan Singkil. Anak baru gede (ABG) ini diperkosa dua lelaki lelaki NL alias Novel (26), warga Kelurahan Ketang Baru, Linkungan 1, Kecamatan Singkil dan FD alias Fachrozy (16), warga Kelurahan Wonasa Tengah, Linkungan II, Kecamatan Singkil di dua lokasi, Kamis (13/09/2018) sekitar pukul 22:00 Wita.

Peristiwa itu berawal ketika korban yang baru saja pulang sekolah sedang menunggu kendaraan angkutan bersama teman-tannya, Kamis (13/09/2018) sekitar pukul 17.50 Wita. di depan Hotel Travelo, Manado. Saat itu muncul mobil mikrolet berhenti di depan mereka. Sopir angkot itu menanyakan tujuan korban. Korban mengaku mau pulang ke Wawonasa. Dengan cepat sang sopir yang ternyata bersama rekannya menyanggupi untuk mengatar korban bersama dengan kedua temannya.

Ketiga ABG ini kemudian naik dalam angkot tersebut. Namun kedua teman korban turun duluan sehingga tinggal korban sendiri.
Awalnya korban merasa aneh karena ternyata mikrolet itu tidak mengarah tujuannya. Namun kecurigaan itu hilang setelah sopir dan rekannya mengaku mau mengisi bensin dulu. Dalam perjalanan ternyata kedua pelaku membawa korban menuju ke Kelurahan Ketang Baru. Pelaku kemudian memarkir kendaraan di tempat yang sepi dan melucuti pakaian korban. Korban ketika itu berusaha berteriak meminta tolong dan melakukan melawan. Namun salah satu pelaku langsung membekap mulut dan menahan tangan korban. Sementara itu salah satu pelaku memanfaatkan kesempatan memperkosa korban di dalam mobil.

Tak puas sampai di situ saja, kedua pelaku kemudian membawa korban ke salah satu penginapan yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Sana kedua pelaku melanjutkan aksinya. Puas menggarap siswi SMP itu, kedua pelaku meninggalkannya di dalam penginapan.

Jumat (14/09/2018) subuh pukul 05.30 Wita korban sadar, kemudian pulang ke rumah. Setelah menceritakan apa yang terjadi kepadanya, orang tua korban kemudian melaporkan kasus itu ke polisi dapat saat itu juga.

Berdasarkan Laporan Polisi NO.: LP/2620/IX/2018/SULUT/RESTA MDO. Tim Macan berkoordinasi dengan Tim Paniki Rimbas 2 langsung bergerak, Jumat (14/09/2018) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kedua tim anti badit Polresta Manado itu menuju Kelurahan Ketang Baru dan menangkap pelaku Fachrozy yang sedang nongkrong. Sedangkan pelaku Novel sempat lolos saat itu. Namun berhasil ditangkap di rumah keluarganya. Kedua pelaku langsung digiring ke Mapolresta dan diproses Unit PPA.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasubag Humas AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Saat ini pelaku sudah kami amankan dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Penulis: Ronny Sepang

Komentar