oleh

Perusahaan yang Tak Bayar THR Akan Disanksi

Kepala Disnakertrans Sulut, Erny Tumundo (foto: Caesar)

METRO, Manado – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara (Sulut) berharap, semua perusahaan yang berada di Sulut akan menjalankan kewajibannya membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan. Perusahaan yang lalai dan dengan sengaja tidak membayar THR akan dikenai sanksi.

“Membayar THR itu kewajiban perusahaan. Jika ini tidak dilaksanakan maka perusahaan yang bersangkutan akan dikenakan sanksi,” tandas Kepala Disnakertrans Sulut, Erny Tumundo.

Pengusaha yang terlambat membayar THR kepada pekerja, kata Tumundo, dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar. Pengusaha yang bersangkutan juga akan dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, dan pembatasan kegiatan usaha.

Untuk menampung keluhan pekerja yang belum mendapat THR, Disnakertrans Sulut menyiapkan Posko Peduli THR Natal.

“Walaupun libur, kami tetap menyiagakan petugas di Posko Peduli THR Natal. Setiap laporan pekerja/buruh terkait THR akan langsung kami tindaklanjuti,” ujar Tumundo.

Ditegaskan Tumundo untuk perusahaan menengah ke atas terlapor ada yang sudah membayar kewajiban terhadap pekerja saat pembayaran THR Lebaran lalu.

“Yang dalam pantauan kami adalah perusahaan menengah ke bawah, yang menengah sudah membayar THR Natal satu kali saat pembayaran THR Lebaran lalu,” katanya. (CTG)

Komentar