Seruduk Sejumlah Kendaraan, Sopir Avanza Diamuk Massa

Pelaku Andre saat diamankan polisi.

 

 

 


METRO, Manado – Lelaki AT alias  Andre (19) warga Minahasa Selatan yang berdomisili  di Kelutahan Karombasan Utara, Kecamatan Wanea menjadi sasaran amuk massa di Jalan Pramuka, Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Selasa (02/04/2019) siang sekitar pukul 13.30 Wita. Pemuda tersebut kabur setelah menerjang sejumlah kendaraan di sepanjang jalan.

 

Sebagaimana informasi yang dirangkum awalnya pemuda yang mengendarai mobil Avanza berwarna hitam bernomor polisi DB 1616 BC menabrak kendaraan di ruas jalan 17 Agustus Teling. Bukannya berhenti Andre yang ketika itu juga bersama dua teman lelaki dan seorang perempuan malah tancap gas. Saat kabur itu sepanjang jalan sopir nekat tersebut menabrak sejumlah kendaraan termasuk anggota TNI. Bahkan ketika coba dihentikan anggota TNI, pelaku nekat macu kendaraan yang ternyata hanya disewanya. Bahkan saat kabur pelaku menerjang sejumlah mobil dan sepeda motor. Kontan ulah pelaku yang sudah mabuk ini memicu amarah para pengendara mengejarnya.

Baca Juga :  Agil Pakaya & Mickleymen Manoppo Rebut Medali Emas Kejurnas Pencak Silat Antar PPLP 2018

Celakanya Andre yang panik malah memacu mobil tersebut hingga memasuki jalan Pramuka terhenti saat menghantam pohon di pinggir jalan. Pelaku Andre ketika itu berusaha bersembunyi dari warga yang mengejarnya di salah satu bengkel.

Namun sial, para pengejarnya berhasil mendapatkan pelaku. Tak ayal pemuda malang itu pun menjadi sasaran kemarahan warga. Akibatnya pelaku mengalami babak belur dan luka-luka di wajahnya.

Beruntung saat itu anggota Polsek Sario cepat datang mengamankan pelaku. Setelah digeledah polisi menemukan dua pisau dalam mobil pelaku. Polisi kemudian mengamankan pelaku ke Mapolresta Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas  AKP Risno Luas, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Pelaku sudah diamankan di Mapolresta Manado. Para korban lakalantas bisa melaporakan kejadian itu,” tegas Luas.  

Ditambahkannya bawah pelaku sudah dalam keadaan mabuk ketika mengemudikan mobil sewan yang kini telah rusak.  “Saat ini anggota masih berkoordinasi untuk proses kasus kni lebih lanjut,” tegas Luas. (Ron)

 

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru