oleh

Sulut Harus Berhemat, Anggaran Pemilukada 2020 Diusulkan Rp900 M

Gubernur Olly Dondokambey saat diwawancarai wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sulut, Selasa (23/4/2019).

METRO, Manado- Usai Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2019, Sulawesi Utara akan kembali menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan tujuh kabupaten/kota, 2020 nanti.

Anggaran sebesar Rp900 miliar telah diajukan Pemerintah Propinsi (Pemprop) ke pemerintah pusat, untuk membiayai Pemilukada nanti.

Hal ini disebutkan Gubernur, Olly Dondokambey kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sulut, kawasan Kairagi, Selasa (23/4/2019) pagi.

“Hampir Rp900 miliar untuk kabupaten/kota dan propinsi. Saya sudah sampaikan ke Presiden dan Menteri Keuangan untuk dipertimbangkan,” ungkap Gubernur.

Dikarenakan Pemilukada membutuhkan anggaran yang sangat besar, kata Olly, tahun 2020 nanti, banyak anggaran pembangunan yang akan terkoreksi.

“Akan ada penghematan di APBD 2020 nanti,” tambah Olly.

Ia menyatakan menyambut positif pernyataan dari Wakil presiden H Jusuf Kalla bahwa sistem pemilihan serentak perlu dipertimbangkan kembali. Karena sistem ini terlalu banyak makan waktu.

“Kita juga melihat sudah 91 orang yang bertugas sebagai KPPS meninggal dan ada yang jatuh sakit. Kita sangat berdukacita, karena mereka adalah pahlawan demokrasi,” tukas Olly seraya menambahkan bahwa ia telah memerintahkan Dinas Kesehatan Propinsi agar melakukan tes kesehatan dan memberikan vitamin kepada petugas Pemilu. (YSL)

Komentar