oleh

3 Gedung Baru RSUD MWM Belum Dioperasionalkan

-Minut & Bitung-348 views

RSUD Maria Walanda Maramis, Airmadidi.

 

 

 

 

 

METRO, Airmadidi – Sejak diresmikan pada pertengahan Februari 2019
lalu oleh Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, tiga gedung baru
Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis (MWM) belum juga diperasionalkan sesuai fungsinya. Pasalnya tiga gedung itu belum
ditunjang oleh fasilitas, peralatan penunjang serta tenaga medis.

Aktifis Minut William Luntungan mengungkapkan sejak diresmikan gedung yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupihan itu belum juga dioperasionalkan. Padahal tiga gedung baru masing-masing Instalasi Bedah Sentral (IBS), Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care
Unit (ICU) itu telah mengorbankan SMP Negeri 1 Airmadidi.
“Kami pertanyakan tiga gedung baru itu hingga saat ini belum juga
dioperasikan. Jangan sampai anggaran yang dipakai membangun tiga
gedung itu mubasir,” tukas Luntungan.
Lanjutnya padahal masyarakat Minut sudah menanti pelayanan kesehatan
dari tiga gedung baru itu.

Sementara itu Direktur RSUD Maria Walanda Maramis dr. Alain Beyah
ketika dikonfirmasi mengakui memang ada keterlambantan pengoperasian
ketiga gedung baru itu. Namun menurut Beyah Senin pekan depan tiga
gedung itu sudah bisa beroperasi.
“Memang ada keterlambatan dalam pengoperasian tiga gedung baru itu.
Keterlambatannya karena kurangnya tenaga medis. Kami masih menunggu
penempatan tenaga medis dari CPNS yang baru saja diangkat.  Untuk
penempatan tenaga medis dari CPNS itu kami sudah koordinasi dengan
BKPP dan baru mulai kerja dua pekan lalu setelah menerima NIP,” ungkap
Beyah.

Selain itu menurut Direktur, pihaknya juga masih menunggu peralatan
dan fasilitas penunjang yang sudah ditender. “Isi dari tiga gedung
baru itu berupa peralatan medis sebanyak puluhan item, seperti tempat
tidur, alat USG, dan lain-lain sementara kita tunggu. Mudah-mudahan
Mei ini seluruh peralatan dan fasilitas penunjang sudah masuk,” jelas
Beyah. Ditambahkannya untuk puluhan item peralatan medis yang sudah
dipesan itu dianggarkan sekitar Rp 20 miliar lebih.(RAR)

Komentar