oleh

PAC Desak KWL Nahkodai DPC PDIP Minut

Pertemuan PAC dengan Adriana Dondokmabey dan Kevin W Lotulung.

 

 

 

 





METRO, Airmadidi – Usai Pilpres dan Pileg 2019, serta menjelang tahapan Pilkada, PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Utara mulai berdinamika. Buktinya belakangan ini muncul dukungan agar Kevin William Lotulung (KWL) untuk menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Minut.

Tak tanggung-tanggung bahkan 10 Pengurus Anak Cabang (PAC) di Minut mendukung penuh Kevin yang adalah putra pasangan Hendrik Lotulung dan Adriana Dondokambey untuk menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Minut.

Suara 10 PAC tersebut disampaikan langsung kepada Adriana Dondokambey yang juga anggota DPRD Sulut dan terpilih menjadi legislator DPR RI pada pemilu belum lama ini.

“Kami rindu pembaharuan dan penyegaran kubu PDIP DPC Minut. Jadi untuk kali ini kami meminta Bung Kevin William Lotulung bersedia menjadi Ketua DPC PDIP Minut untuk lima tahun ke depan,” seru salah satu Ketua PAC didampingi Ketua-ketua PAC lainnya kepada Adrina dan Kevin di Hotel Sutan Raja Senin (01/07/2019) lalu.

Ketua PAC Kecamatan Kauditan, Richard Pongoh menilai KWL sangat pantas memegang jabatan Ketua DPC PDIP Minut, karena sampai hari ini DPC PDIP Minut butuh motor penggerak.
“Kami bukan menilai bung KWL dari sisi keluarganya. Tapi KWL memang sudah pantas menjabat Ketua DPC, mengingat KWL juga Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Minut. Kami yakin PDIP di Minut tidak lagi dipandang sebelah mata,” tukas Pongoh.

Mendengar desakan itu Adriana pun menanyakan langsung pada Kevin terkait kesediannya.

“Pertama, kita tanya pada yang bersangkutan (KWL, red), apa dia mau atau tidak. Kedua, semua harus ada bukti tertulis, bukan hanya secara lisan, mengingat kita adalah partai besar yang profesional,” jelas Adriana.
Kesepuluh PAC itu pun mendesak agar Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Minut ini merespon aspirasi mereka. Bahkan desakan serius itu pun dituangkan dengan pernyataan tertulis yang ditandatangani sembilan ketua PAC diatar materai.
“Kenapa harus saya. Kan masih banyak senior kita yang lain yang lebih berkompeten dari pada saya,” tutur Kevin.

Setelah terus didesak, akhirnya menerima didaulat PAC-PAC tersebut.
“Yah, baiklah saya terima semua dukungan saudara menjadi Ketua DPC PDIP Minut. Namun kalian semua harus janji, akan bekerja bersama-sama dengan saya karena saya masih awam di dunia politik ini, dan saya hanya manusia biasa,” tutur KWL.

Kevin mengaku terkejut dengan desakan itu. Apalagi menurutnya  menjadi Ketua DPC itu tanggungjawabnya sangat besar. “Ketika kami dengar sendiri keluhan para Ketua PAC, di DPC Minut, saya menganggap, ini harus disikapi serius. Saya harus menerima kepercayaan ini, demi partai PDIP yang telah membesarkan keluarga saya,” kata KWL seraya mengakui PDIP adalah partai besar yang kuat dan tangguh.

“Kita ibarat satu ikatan sapu lidi. Jika disatukan, kita pasti kuat. Mari bersatu-padu tanpa ada budaya baku cungkel, tanpa saling menyakiti, demi membesarkan PDIP untuk Minut tercinta ini,” ungkap KWL.

Lebih lanjut Kevin mengaku tidak mau membahas hal-hal lain, sebab dirinya terpanggil memegang komando DPC PDIP Minut terutama untuk penyegaran dan memberi perhatian kepada PAC yang ada.
“Saya dan anda, bahkan kita semua, adalah manusia ciptaan Tuhan yang tidaklah sempurna. Makanya langkah awal yang akan kita lakukan yaitu melakukan kunjungan ke-10 PAC, menyerap semua aspirasi dan inspirasi yang ada, agar kita dapat saling membenahi semua kekurangan PAC yang merupakan tulang punggung DPP PDIP,” tandas Lotulung.

Sementara itu Adrina menambahkan terkait desakan agar putranya menjadi ketua DPC tentunya ada tahapan. Desakan itu pun akan disampaikan ke DPD.(RAR)