oleh

JAK-Raski: Legislator Golkar Harus Kerja Untuk Rakyat

METRO, Manado- DPRD Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan Alat Kelengkapan DPRD Sulut beserta pimpinan dan keanggotaannya. Para personel Fraksi Partai Golkar yang mengisi Badan Anggaran, Badan Pembentuk Perda, Badan Musyawarah dan Badan Kehormatan, serta komisi-komisi dingatkan kerja untuk rakyat.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil ketua DPRD Sulut utusan Partai Golkar, James Arthur Kojongian saat diwawancarai wartawan, Rabu (3/10/2019).

“Bekerja untuk rakyat dengan penuh tanggung jawab untuk semua amanah dan kepercayaan rakyat,” ucap Kojongian.

Ditambahkannya, legislator Partai Golkar harus bisa mendengar, menyerap sekaligus mengimplementasikan dengan perjuangan untuk aspirasi rakyat di masing-masing komisi dan AKD lainnya.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut Raski Azhari Mokodompit. Ia berharap, kerja para wakil-wakil rakyat partainya sebesar-besarnya untuk rakyat, dan harus bisa memperjuangkan dan mengawal setiap program kerja yang pro rakyat.

“Intinya, tetap tampil kritis yang konstruktif.  Apalagi dinamika politik ke depan berat, supaya legislator Golkar bisa terus bersinergi dengan Pemerintah dan membuktikan Golkar berpihak ke masyarakat melalui kerja konkrit,” tutupnya.

Diketahui, dalam penetapan AKD di DPRD Sulut, Golkar berhasil menempatkan anggotanya di sejumlah posisi strategis.

Di antaranya, Cindy Wurangian sebagai Ketua Komisi II, Yongkie Limen sebagai Sekretaris Komisi III, Careig Runtu menjadi Wakil Ketua Komisi II, Winsulangi Salindeho sebagai Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) serta menempatkan James Arthur Kojongian, Raski Azhari Mokodompit, Cindy Wurangian dan Inggried Sondakh di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut. (YSL)