BPJS Kesehatan Terapkan Social Distancing Lewat Mobile JKN Fakses

BAGI Ke :

METRO, Manado- BPJS Kesehatan mengajak masyarakat untuk menerapkan social distancing. Salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi mobile JKN yang menjadi salah satu ikon program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Dengan mobile JKN peserta dapat memanfaatkan berbagai fitur-fitur yang ada baik untuk pendaftaran peserta, ubah data, pendaftaran layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun fitur lainnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado, Prabowo mengungkapkan bahwa fitur-fitur pada mobile JKN-KIS Faskes ini akan sangat berguna, karena FKTP tetap dapat melakukan komunikasi dengan peserta terdaftar untuk memastikan kesehatan peserta sekaligus memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan secara daring, sehingga peserta datang ke FKTP di kala sangat diperlukan saja dalam kondisi gawat darurat atau kondisi serius lainnya.

Baca Juga :  Perempuan Sulut ini Lantang Tolak Kenaikan Iuran BPJS di Senayan

“Ini juga penting untuk dokter di FKTP sebagai garda terdepan, ditengah kesulitan mencari alat pelindung diri yang semakin mahal dan sulit dicari. Jumlah FKTP di Kota Manado adalah 125,” ujar Prabowo dalam rilis yang diterima METRO, pada Sabtu (28/3) siang.

Dijelaskan Probowo, saat ini juga telah dikembangkan fitur baru agar peserta juga dapat berkonsultasi secara daring dengan dokter pilihannya. Dokter FKTP juga dapat memaksimalkan fitur tersebut untuk dapat memantau kesehatan peserta yang terdaftarnya di FKTP-nya. “Terlebih saat wabah covid-19 yang mengharuskan peserta JKN-KIS untuk berada di rumah dan berobat ke klinik hanya apabila kondisi tertentu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Autodebet BNI Permudah Pembayaran Iuran JKN-KIS di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Provinsi Sulawesi Utara, Suyanto mengatakan, penggunaan mobile JKN sangat bermanfaat bagi pemilik fasilitas kesehatan dan juga masyarakat.

“Karena dengan adanya mobile JKN, antrian di Faskes sudah tidak terlalu banyak, sehingga kontak antar sesama pasien bisa diatur jaraknya. Apalagi saat ini pemerintah menghimbau tentang pentingnya social distancing,” ujar pria yang juga tercatat sebagai pimpinan salah satu FKTP di Manado ini.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Manado Jalankan Protokol Pencegahan Covid-19

“Kami akan terus berupaya melakukan sosialisasi penggunaan JKN Mobile ini kepada masyarakat utamanya peserta yang terdaftar di Faskes kami,” pungkas Suyanto.(71)