oleh

DPRD Sangihe Alihkan Anggaran Meubeler dan Perdis Untuk Penanganan Corona

Michael Tungari

METRO, Sangihe- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sangihe mengefisiensi anggaran yang dialokasikan untuk penanganan virus corona (Covid-19). Anggaran tersebut di antaranya adalah pengadaan meubeler, perjalanan dins dan beberapa kegiatan dewan lainnya.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sangihe, Michael Tungari kepada harian ini. Dikatakannya, efisiensi anggaran dewan ini dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar). Selain itu, efieisensi juga dilakukan untuk kunjungan kerja alat kelengkapan dewan (AKD), sosialisasi perda, dan reses. Besaran anggaran yang digeser untuk penanganan Corona kurang lebih sebesar Rp 6.000.000.000,-.

“Kita membantu pemerintah untuk menanggulangi permasalahan COVID-19, kita menggeser anggaran sebesar Rp 6 miliar. Dan nanti TAPD yang akan membuat penyesuaian apakah ke BTT, ke Covid-19 atau untuk balance pemasukan yang berkurang dari pemerintah pusat,”jelasnya.

Lanjut dikatakan Tungari yang juga merupakan pengusaha muda yang sukses di Sangihe ini, DPRD yang pasti sangat setuju efisiensi tersebut dilakukan. Realokasi tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen DPRD Sangihe dalam penanganan dan pemulihan atas dampak pandemi COVID-19.

“Apalagi perekonomian warga Sangihe yang terimbas COVID-19 ini semakin menurun. Kita sebagai wakil rakyat sudah harus berperan. Karena itu kami tidak keberatan pengalihan alokasi anggaran ini dialihkan buat penanganan Covid-19,” ujarnya.

Dirinya pun  berharap, jajaran eksekutif sebagai eksekutor dari realokasi anggaran kegiatan DPRD bisa memastikan distribusi bantuan sosial tepat sasaran. Tidak boleh lagi berujung kesalahan pemberian bantuan pada warga yang tidak berhak.

“Jadi kami sebagai wakil rakyat sangat berharap dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat harus tepat sasaran. Atau anggaran ini harus digunakan sesuai kebutuhan guna penanganan covid-19,” tegasnya.

Tungari pun menambahkan, untuk anggaran Perdis di Tahun 2020 ini, pihak DPRD hanya menyisahkan satu kali perjalanan.

“Di Tahun 2020 ini, hanya satu kali anggaran Perdis yang kami sisahkan. Karena semua dialihkan untuk penanganan corona,” pungkasnya.(0ne)