oleh

Tak Terpengaruh Covid-19, Ekspor Barang dan Jasa di Sulut Tumbuh Tinggi

METRO, Manado- Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2020 terhadap triwulan I 2019 mengalami pertumbuhan pada semua komponen.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 16,26 persen, diikuti komponen impor barang dan jasa sebesar 13,90 persen.

“Pertumbuhan Sulawesi Utara menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2020 didominasi oleh ekspor barang dan jasa, pengeluaran konsumsi pemerintah, serta pembentukan modal tetap bruto,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Ateng Hartono.

Menurutnya, jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan I 2020, komponen ekspor barang dan jasa menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 4,39 persen. Meskipun adanya wabah covid-19 yang melanda Indonesia sejak diumumkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 2 Maret 2020, namun tidak mempengaruhi ekspor barang dan jasa di Sulawesi Utara. “Terbukti dengan naiknya ekspor barang luar negeri pada komoditi unggulan Sulawesi Utara yaitu lemak minyak nabati dan perhiasan emas,” ungkap Ateng.

Dia menyebut sumber pertumbuhan tertinggi kedua yaitu komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 1,49 persen. Hal ini disebabkan oleh fenomena wabah covid-19 yang mengakibatkan kenaikan yang signifikan pada pengeluaran subkomponen kesehatan yaitu masker, handsanitizer, jamu, vitamin, obat-obatan, serta pengeluaran subkomponen komunikasi yakni paket data pulsa dan pengeluaran air, listrik dan gas. “Dikarenakan adanya anjuran untuk bekerja dan belajar dari rumah yang membuat pengeluaran tersebut meningkat,” kata Ateng.

“Pengeluaran konsumsi pemerintah juga tumbuh positif, karena naiknya realisasibelanja pemerintah pusat dan daerah,” tandasnya.(71)