oleh

SGR – NAP Nomor Urut 1, JG – KWL 2 dan KiSS – Jo 3

banner 1050236

Tiga pasangan calon dengan nomor urut.

 

 

 

 

METRO, Airmadidi – Komisi Pemilihan Umum Minahasa Utara Kamis (24/09/2020) menetapan nomor urut  ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berarung pada 9 Desember 2020 nanti. Pasangan calon Sintya Gelly Rumumpe – Netty A Pantouw (SGR – NAP) mendapat nomor urut Satu (1) sedangkan Joune Ganda – Kevin William Lotulung (JG  – KWL)
mendapat nomor urut Dua (2) dan Sompie Singal – Joppi Lengkong (KiSS –
Jo) memperoleh nomor urut tiga (3).

Nomor urut tersebut diperoleh dengan cara setiap pasangan calon
mencabut undi. Pengundian nomor urut hanya diikuti oleh ketiga paslon
dan masing-masing satu liaison officer (LO). Selanjutnya nomor urut
tersebut ditetapkan dalam rapat pleno KPU Minut yang juga dihadiri
Bawaslu Minut. “Setelah mendapatkan nomor urut ketiga pasangan calon,
selanjutnya menandatangani berita acara,” tutur Ketua KPUD Minut
Stella Runtu SE didampingi komisioner Darul Halim SH, Hendra Lumanauw
MA, Robby Manoppo SH dan Dikson Lahope.

Para Paslon diberikan kesempatan memberikan kata penutup terkait nomor urut masing – masing. “Satu adalah nomor keberuntungan dan nomor satu akan menjadi berkat bagi SGR – NAP,” tutur SGR. Demikian calon Wakil Bupati Netty A Pantouw (NAP) mengatakan, nomor 1, 2 dan 3 adalah baik dan nomor urut satu adalah yang diinginkan dan itu anugerah.
Sementara Calon Bupati Joune Ganda (JG) mengatakan, nomor urut dua
identik dengan Victory. Calon Wakil Bupati Kevin W Lotulung (KWL)
mengatakan, angka dua adalah Victory. “Angka dua adalah victory. Merdeka!,” tutur Ganda.
Sedangkan Calon Bupati Sompie Singal mengakui kalau angka tiga
merupakan berkat kasih dan kemurahan. “Nomor urut tiga dipercaya yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus,” tutur Calon Wakil Bupati
Joppi Lengkong (JO).

Usai pencabutan nomor urut, KPU Minut melalui Komisioner Hendra
Lumanauw mengingatkan agar tidak mengabaikan protokol kesehatan sesuai peraturan KPU nomor 10 tahun 2020. “Ini sesuai dengan peraturan KPU RI soal pencegahan penyebaran Covid-19 dalam seluruh tahapan pilkada
2020,” tutur Lumanauw.(RAR)