oleh

PLN dan BIN Sulut Bahas Pengamanan Program di Bidang Ketenagalistrikan

METRO, Manado- PLN Group yang terdiri dari PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo, Unit Induk Pembangunan Sulbagut (UIP), dan Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi, melakukan pertemuan bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara, di Casa Bakudapa Manado, pada Rabu (21/10).

Pertemuan ini dalam rangka menjalin silahturahmi bersama para stakeholder, sekaligus membahas tindak lanjut nota kesepahaman terkait pengamanan program dan sasaran strategis di bidang ketenagalistrikan untuk kepentingan nasional.

“Sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan sinergi guna mengawal pelaksanaan program di bidang ketenagalistrikan, menetapkan upaya atau langkah-langkah pencegahan maupun penyelesaian dalam mengantisipasi dan mengatasi jika adanya ancaman, tantangan, maupun hambatan kedepannya kami tentu sangat membutuhkan bantuan dari pihak BIN untuk mengawal sasaran strategis di bidang ketenagalistrikan,” kata General Manager UIW Suluttenggo, Leo Basuki.

Sementara itu, General Manager UIP Sulbagut, Mimin Insani mengungkapkan, demi mengamankan jalannya proses bisnis mulai dari sisi pembangkitan sampai fungsi pelayanan pelanggan, tak bisa dipungkiri pasti PLN akan mengalami kendala-kendala di lapangan. “Untuk itu peran dan partisipasi dari para stakeholder seperti pihak BIN ini tentu akan sangat membantu kami,”
ujarnya.

Kepala BIN Sulawesi Utara, Laksma TNI Didit Maryono mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung apa yang sudah dimulai oleh PLN, dimana sebagai salah satu perusahaan penyedia tenaga listrik untuk kepentingan umum, sangat dibutuhkan adanya pengamanan dalam pelaksanaan program di lingkungan PLN Group. “Terutama demi mendukung tercapainya upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan kelistrikan nasional,” ungkap Maryono.

Di tempat terpisah, Senior Manager SDM dan General Affairs PLN UIW Suluttenggo, Galih Chrissetyo mengatakan, konsen PLN Group dalam membangun pengelolaan stakeholders dalam komunikasi rutin baik formal dan non formal adalah untuk mewujudkan harapan PLN dan juga harapan stakeholders.

“Salah satunya telah dibangun sarana 45 group WAG stakeholders PLN menyapa di setiap kabupaten/kota di 3 Provinsi,” tutur Galih.

“Menyambut Hari Listrik Nasional ke-75, PLN terus menggandeng para stakeholders untuk bekerja menerangi Indonesia dan memajukan bangsa, dan dengan stakeholders engagement, maka dukungan melistriki negeri akan menjadi gerak bersama dan elemen penting keberhasilan rasio elektrifikasi 100 persen,” imbuhnya.(71)

Komentar