oleh

PLN Sambung Listrik Pelanggan Industri Tambang Emas di Sulawesi Utara

METRO, Manado- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo melaksanakan penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) layanan premium silver LI-3 / 20 MVA dengan PT Arafura Surya Alam (ASA), melalui video conference.

Dari informasi yang diperoleh METRO, diketahui bahwa PT ASA adalah perusahaan yang bergerak di bidang tambang emas. PT ASA merupakan pemegang izin usaha pertambangan pada lahan seluas 4.000 hektar di Doup, Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Untuk melayani PT ASA, saat ini PLN sedang membangun jaringan transmisi dari GI Otam ke GI Tutuyan. Progressnya sudah 20 persen dan diperkirakan selesai pada Juni 2021.

“Kekuatiran akan semakin lesunya ekonomi berkurang, karena ternyata ada sisi lain yang menggeliat, ada sisi lain yang bertumbuh, salah satunya PT ASA. Jika PT ASA membutuhkan listrik di luar kebutuhan proyek, PLN siap melayani,” kata General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki.

Direktur Utama PT ASA, Budi Santoso mengatakan, ketersediaan energi menjadi salah satu perhatian utama PT ASA, baik dari sisi kontinuitas suplai maupun keekonomisan harga.

“Dengan pasokan listrik dari PLN, kami bersyukur karena perusahaan tentunya bisa melakukan penghematan, tidak perlu membangun pembangkit listrik sendiri,” ungkap Budi.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulbagut mengungkapkan bahwa seluruh pekerjaan GI dan jaringan transmisi diperkirakan selesai paling lambat Agustus 2021.

“Jadi misalnya PT ASA berencana ingin mempercepat rencana operasi dari rencana sebelumnya Desember 2021, atau bahkan bila PT ASA membutuhkan daya lebih dari 20 MVA, kami juga siap melayani,” kata Mimin.(71)

Komentar