oleh

Warga Diminta Hanya Bayar Parkir di Pos Yang Disiapkan

METRO, Kotamobagu- Dinas Perhubungan (Dishub) mengimbau agar masyarakat hanya membayar parkir di pos parkir yang disediakan oleh pemerintah daerah.

 “Kami mengimbau kepada masyarakat, agar ketika sudah membayar retribusi parkir di pos-pos parkir sesuai dengan Perda nomor 6 tahun 2019, maka jangan lagi mau membayar ketika diminta oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kalau mendapati hal ini, masyarakat bisa langsung melaporkannya kepada petugas Dishub yang ada di setiap pos parkir, agar segera ditidaklanjuti dengan penertiban,” imbau Kepala Dishub Kotamobagu Nasli Paputungan.

Ia pun menilai, menarik tarif retribusi parkir diluar ketentuan bisa dikategorikan pungli, sehingga pihaknya akan terus memantau sekaligus memaksimalkan pengawasan terhadap oknum-oknum yang melakukan praktek semacam ini. “Akan dipantau setiap saat. Bahkan ketika ditemui lagi hal seperti ini, maka kami akan turun menertibkan secara terpadu dengan instansi-instansi yang tergabung dalam forum lalulintas,” tegasnya

Diketahui, akhir pekan lalu Dishub Kotamobagu melakukan operasi dan penertiban pungutan parkir oleh oknum di depan pertokoan ruas Jalan Kartini, Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat. Penertiban tersebut berdasarkan keluhan masyarakat terhadap pungutan parkir di depan pertokoan oleh oknum-oknum tersebut. “Sebagai respon cepat atas keluhan masyarakat di media sosial terkait adanya pungutan parkir oleh oknum di ruas jalan Kartini, maka Dishub melakukan penertiban dan mendapati oknum yang melakukan penagihan kendaraan yang parkir di depan pertokoan tersebut,” kata Kabid Wasdalops Berti Wowiling, ST.

Dishub juga telah memberikan peringatan dan arahan kepada oknum tersebut untuk tidak melakukan penagihan parkir karena ini masuk kategori Pungutan Liar. “Sebab begitu memasuki kawasan tersebut setiap kendaraan telah membayar retribusi pada pos yang ada, maka sudah bebas melakukan parkir di tempat-tempat yang sudah ditentukan, tentunya dengan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar Berti.

Selain itu, Tim juga melakukan sosialisasi dan himbauan melalui pengeras suara di kawasan tersebut agar bebas pungutan liar. “Diharapkan juga kepada masyarakat agar tidak membayar retribusi parkir selain pada pos pos resmi yang ada,” ujarnya.(62)

Komentar