oleh

Bahan Kimia dan 12 Galon Captikus Diamankan Satuan Narkoba

METRO, Sangihe- Kepolisian Polres Kabupaten Sangihe melalui Satuan Narkoba berhasil mengamankan sedikitnya 12 galon minuman keras jenis captikus di gudang milik salah satu warga di Kelurahan Dumuhung Kecamatan Tahuna Timur berinisial JP.

Dalam operasi yang dipimpin langsung Kasat Narkoba, Juknais Katiandagho, selain mengamankan captikus juga mengamankan bahan- bahan kimia yang diduga akan digunakan di lokasi penambangan.

Hal ini dibenarkan Kapolres Sangihe, AKBP Tony Budhi Susetyo SIK melalui Kasat Narkoba, Iptu Juknais Katiandago saat dikonfirmasi harian ini, Rabu (03/01) kemarin diruang kerjanya.
“Jadi kami telah mengamankan 12 galon captikus yang setiap galon berisi 40 botol disalah satu gudang milik JP warga Dumuhung.

Selain itu juga, dilokasi tersebut kami mendapatkan bahan-bahan kimia seperti Karbon 3 karung, PB Nitrat dan 12 galon bahan kimia yang bertuliskan HCL,” ungkap Katiandago.

Lanjutnya lagi, sebelum mengamankan barang-barang tersebut pihak Satuan Narkoba awalnya melakukan pengintaian terhadap pelaku yakni mencari tahu keberadaan lokasi yang akan dibawa itu.

“Pada saat kami melakukan proses penyelidikan, kami buntuti dan ketika mereka berhenti didekat gudang, kami langsung melakukan penggrebekan dan ternyata barang bukti berupa Miras itu akan di simpang digudang. Dan setelah gudang tersebut dibuka, ditemukan juga barang-barang kimia sehingga kami amankan bersama dengan miras jenis captikus,” ujarnya.

Untuk pelaku sendiri tegas Kasat Narkoba, akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Pelaku saat ini sedang kami proses, sementara diambil keterangan tentang barang- barang kimia dan captikus dari mana asalnya dan akan terus dikembangkan sampai sejauh mena pelaku mendapatkan barang-barang tersebut. dan pelaku belum kami tahan, karena masih akan merampungkan semua barang bukti maupun alat bukti terkait dengan barang bukti yang kami situ saat ini,” tegas Katiandagho.

Disinggung soal kepemilikan barang- barang tersebut ada dugaan milik salah satu oknum wakil rakyat Sangihe, Katiandagho belum bisa memberikan pernyataannya.

“Kami belum bisa memberikan pernyataan maupun stetmen soal itu, namun kami akan melakukan proses pengembangan sampai dimana maupun siapa pemilik barang ini sebetulnya,” pungkasnya.(km-01)

Komentar