oleh

Tarik Kendis dari Non PNS, Pemkab Minut Libatkan Polisi

Salah satu kendaraan dinas yang ditarik dengan kondisi ban kempes dan berplat hitam.

 

METRO, Airmadidi – Upaya Pemkab Minahasa Utara untuk menarik kendaraan dinas (Kendis) khususnya dari tangan non pegawai negeri sipil (PNS) masih terus dilakukan. Kendati untuk itu Pemkab Minut harus melibatkan kepolisian.

“Penarikan kendaraan dinas masih dilakukan. Saat itu sudah banyak yang diserahkan ke Pemkab Minut. Masih sekitar 10 kendaraan dinas lagi yang masih dikuasai non PNS yang belum diserahkan,” papar Kaban Keuangan Petrus D Macarau SE, Kamis (18/02/2021).

Lanjut Kaban untuk upaya penertiban aset kendaraan dinas pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Kalau memang dengan upaya komunikasi kendaraan dinas tidak diserahkan. Kami terpaksa berkoordinasi dengan kepolisian. Kami berharap kendaraan dinas ini segera dikembalikan dalam kondisi yang baik karena akan digunakan dalam tugas-tugas,” tandas Macarau.

Kaban mengakui sejumlah kendaraan yang dikembalikan kondisinya ada yang rusak. Selain itu ada juga yang sudah berganti plat hitam. “Kendaraan dinas yang sudah ditarik atau dikembalikan ada yang langsung kami serahkan ke SKPD pemiliknya untuk digunakan,” pungkas Macarau.

Diberitakan sebelumnya Kepala Inspektorat Minut Umbase Mayuntu menegaskan semua kendaraan dinas yang dikuasai atau digunakan bukan pegawai harus ditarik. “Apalagi program 100 hari bupati dan wakil bupati Joune Ganda dan Kevin William Lotulung adalah penataan aset terutama kendaraan dinas,” tegas Mayuntu, Senin (15/02/2021) lalu.(RAR)

 

Komentar