METRO, Kotamobagu- Saat bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri, biasanya permintaan akan LPG 3 Kg meningkat. Hal tersebut membuat sering terjadinya kelangkaan.
Guna mengantisipasi melonjaknya pemakaian gas LPG 3 Kg selama Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) telah menyurati Pertamina untuk menjamin ketersediaan pasokan LPG. “Kita sudah menyurati ke pihak pertamina untuk menstabilkan LPG,” kata Kepala Ekbang Sumitro Potabuga.
Menurutnya, dalam surat tersebut juga meminta pihak Pertamina dalam hal ini SPBE untuk memperhatikan peningkatan permintaan LPG di lapangan. “Kita sudah menyurati kalau ada peningkatan permintaan LPG harus menambah kuota,” jelasnya.
Adapun jumlah kuota LPG di Kotamobagu setiap hari sebanyak 6245 tabung. “Peningkatan nanti menyesuaikan dengan kondisi peredaran LPG,” tandas Sumitro.
Ditambahkannya, agar jangan ada praktik penyaluran LPG bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat. Contohnya menjual diatas harga eceran tertinggi. Dia menegaskan jika ada pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran maka akan diberi sanksi. “Pasti ada konsekuensinya. Namun kami tetap mengutamakan pembinaan dulu,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia berharap jika ada masyarakat yang melapor, dipastikan dulu alamat pangkalan yang dimaksud beserta bukti pelanggaran, agar pihaknya bersama dengan agen dapat menindaklanjuti laporan tersebut.(62)






