Penyerapan Anggaran Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Dipercepat

METRO, Tomohon- Kepada setiap perangkat daerah, dalam hal ini seluruh pengguna anggaran dan kuasa pengguna anggaran agar mempercepat Penyerapan Anggaran Penanganan Covid-19 Kota Tomohon.
Hal ini dikatakan Walikota Caroll Senduk SH melalui Pj Sekretaris Kota Jemmy Ringkuangan AP MSi.

“Perangkat daerah diminta melakukan koordinasi bersama dalam upaya mendorong penyerapan realisasi APBD 2021 guna penanganan covid-19 dan peningkatan stimulus ekonomi di Kota Tomohon,” ujar Ringkuangan para Rakor Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran APBD Kota Tomohon.

Dia juga mengatakan, agar konsisten melakukan penanganan covid-19 dan pemulihan. Serta transformasi ekonomi sesuai dengan karakteristik kearifan lokal. Selain itu, agar tetap memfokuskan penangan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021. Serta tetap bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan para stakeholter. “Ini akan menjadi bahan evaluasi kami terhadap kinerja masing-masing perangkat daerah termasuk juga kelurahan -kelurahan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ditengah pandemi covid-19 yang sedang terjadi saat ini, mengakibatkan kondisi ekonomi Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan yang tentunya juga sangat memberikan pengaruh yang besar dalam pelaksanaan pemerintahan daerah. “Dimana juga dampaknya sangat terasa dalam penyerapan APBD Kota Tomohon di tahun anggaran 2021 ini. Akan tetapi ini juga terjadi secara nasional di Indonesia. Oleh karena itu, harus ada upaya dari pemerintah untuik mengatasi hal tersebut,” jelas Ringkuangan.

Terkait hal ini, dikatakannya, Presiden RI dalam acara rakor kepala daerah dan wakil kepada daerah se-Indonesia pada 17 Mei 2021, memberikan arahan bahwa untuk target pertumbuhan ekonomi quartal kedua tahun 2021 nasional harus diatas 7%. Dan kita dapat melihat untuk Sulawesi Utara saat ini berada pada urutan ke- 5 dengan pertumbuhan ekonomi quartal pertama positif.

“Pandemi covid -19 ini memang memberikan efek yang sangat mempengaruhi aspek kemanusiaan, sosial, keamanan dan politik. Sehingga kita perlu gas dan rem dalam penanganan covid-19 ini,” pungkas Ringkuangan.(05)

Komentar