oleh

8.465 Keluarga Akan Terima Bansos PPKM

Berupa 10 kg beras, penyaluran mulai hari ini

METRO, Bitung- Pemerintah Pusat akan menyalurkan bansos dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19. Ada 20 juta keluarga di seluruh Indonesia yang masuk daftar penerima bansos tersebut. Khusus di Bitung, program ini akan menyasar 8.465 keluarga.

Demikian disampaikan Give Mose selaku Kepala Dinas Sosial Pemkot Bitung. Dikonfirmasi via ponsel pada Rabu (21/07) kemarin, ia menyebut penyaluran bansos dimaksud akan dimulai hari ini.

“Mulai besok (hari ini,red). Masing-masing KPM (keluarga penerima manfaat,red) akan menerima 10 kg beras,” ujarnya.

Program tersebut dilaksanakan untuk meringankan beban warga yang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Program itu menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang memang disiapkan untuk situasi bencana.

“Makanya yang akan menyalurkan dari Bulog langsung. Kami di Dinas Sosial hanya bertugas memfasilitasi dan mengawasi pelaksanaannya,” terang Give.

Mantan Camat di Pulau Lembeh ini lalu menerangkan soal data penerima bansos. Menurut dia, data itu bersumber dari Kementerian Sosial dan sudah terverifikasi.

“Yang dipakai data PKH (Program Keluarga Harapan,red) dan data BST (Bantuan Sosial Tunai,red). Jadi penerimanya adalah KPM yang jadi peserta dua program itu. Dan di Bitung total KPM peserta program itu ada 8.465 keluarga,” paparnya.

Ia pun membeber data penerima per kecamatan. Di Aertembaga kata dia, total ada 1.255 KPM yang berhak menerima bansos, terdiri dari 924 KPM PKH, dan 331 KPM BST. Kemudian di Girian ada 1.126 KPM yang terdiri dari 748 KPM PKH, dan 378 KPM BST.

Selanjutnya, di Lembeh Selatan ada 770 KPM yang mencakup 555 KPM PKH, serta 215 KPM BST. Di Lembeh Utara jumlahnya tak beda jauh dengan Lembeh Selatan. Di kecamatan itu total penerima sebanyak 717 KPM, terdiri dari 577 KPM PKH dan 140 KPM BST.

“Di Madidir 1.319 KPM (778 KPM PKH dan 541 KPM BST), di Maesa 1.454 KPM (985 KPM PKH dan 469 KPM BST), di Matuari 1.095 KPM (650 KPM PKH dan 445 KPM BST), dan di Ranowulu 729 KPM (467 KPM PKH dan 262 KPM BST),” ungkapnya.

Untuk penyaluran kata Give, petugas dari Bulog akan membawa beras bansos ke semua kantor kelurahan di seantero Bitung. Beras ditampung di sana dan selanjutnya jadi tugas pemerintah kelurahan untuk membagikan.

“Data penerimanya sudah ada di kelurahan, itu ditempel di masing-masing kantor. Jadi untuk penyaluran jadi tugas mereka (pemerintah kelurahan,red) tapi wajib memperhatikan protokol kesehatan. Sebisa mungkin dicegah jangan sampai ada kerumunan,” tuturnya.

Terkait hal ini, kalangan masyarakat memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Situasi sulit yang dialami plus ada penerapan PPKM memang butuh perhatian khusus. Hanya saja, jangkauan dari bantuan pemerintah diharapkan lebih diperluas lagi.

“Karena yang kena dampak bukan cuma peserta PKH dan BST, semua masyarakat merasakan hal yang sama. Jadi kalau bisa yang lain juga dapat bantuan. Tahun lalu di awal-awal pandemi semua bisa dapat, jadi sekarang harusnya juga begitu,” tukas Ruddy Adrian, salah satu warga di Kecamatan Madidir.(69)

Komentar