Terima Bonus Peparnas XVI, NPC Sulut: Terima Kasih Gubernur & Wagub

Olahraga216 views

KETUA Umum National Paralimpik Commite (NPC) Sulawesi Utara, Billy Makal menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang terutama Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, yang telah memberikan apresiasi berupa bonus kepada seluruh kontingen Sulut yang berkiprah di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.

“Atas nama seluruh kontingen Sulut yang berkiprah di Peparnas XVI Papua mengucapkan terima kasih kepada Bapak gubernur dan wakil gubernur yang telah memberikan apresiasi dalam bentuk bonus kepada atlet peraih medali serta yang belum berhasil meraih medali,” ujar Billy Makal, yang bertindak sebagai asisten pelatih Cabor Renang Kontingen Sulut di Peparnas XVI Papua.

Rasa syukur dan ungkapan terima kasih NPC Sulut karena pemerintah Sulut melalui gubernur dan wakil gubernur memberikan bonus yang sama dengan para peraih medali kontingen Sulut di PON XX Papua. “Tentunya kami pengurus NPC Sulut memberikan apresiasi positif karena bonus yang diberikan nilainya sama dengan peraih medali di PON XX,” sebut Makal.

Seperti diketahui Kontingen NPC Sulut berhasil mendulang tiga medali emas atas nama Tangkilisan Steven Sualang di cabor renang, Susan Unggu di nomor 100 meter cabor atletik dan Audy Ngangi di cabor tenis meja. Sementara untuk medali perak, Cabor Renang sukses mendulang lima keping medali dimana tiga diantaranya direbut Catlyn, satu dari Gerry Tuwaidan dan Gerald Loho.

Kemudian Cabor Tenis Meja satu perak atas nama Hendra Sariman, catur dua medali perak dari nomor catur klasik beregu dan perorangan. Sementara dua medali perunggu masing-masing atas nama Julio Bujung dari Cabor Atletik dan Gerald Loho dari Cabor Renang. Satu satunya cabor yang belum berhasil mendulang medali adalah Panahan.

Kendati hanya tampil di lima cabor yakni renang, atletik, tenis meja, catur dan panahan, Kontingen NPC Sulut yang berkiprah di Peparnas XVI Papua berhasil membawa pulang tiga medali emas, delapan perak dan dua perunggu.(dni)

Komentar