Wamendag Tinjau Bapok di Pasar Bahu, Pedagang Mengeluh Beras Medium dan Minyakita Langka

METRO, Manado- Dalam kunjungan kerjanya ke Pasar Bahu, Kota Manado, pada Minggu (30/4) pagi, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga berdialog dengan para pedagang.

Kepada Wamendag, para pedagang mengeluhkan kelangkaan beras medium dan minyak goreng Minyakita.

“Beras Medium dan Minyakita jarang masuk Pak Wamen hanya sebulan sekali,” kata Deitje Rumondor, pedagang bahan pokok.

Menurut Deitje, beras medium dan Minyakita distribusinya kurang lancar. Minyakita pun pembeliannya dibatasi. “Pembelinya banyak namun stok kurang, sudah sebulan lebih kosong,” katanya.

Menanggapi keluhan pedagang, Wamendag berjanji akan mengupayakan agar stok Minyakita tetap terjaga, terus ditambah dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Ini menunjukan bahwa Minyakita sangat dicari karena kualitasnya yang baik dan harganya yang ramah bagi kantong warga,” kata Wamendag.

Ia mengatakan, ada beberapa masukan dari para pedagang soal harga MinyaKita yang sedikit naik, padahal harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter.

“Minyakita ini HET-nya Rp 14 ribu per liter, itu di tingkat pedagang bukan di agen atau distributor. Ini yang coba kami pastikan agar terjaga dengan baik,” ungkapnya.

“Untuk itu kami mohon kerja sama dari pemerintah kota untuk sama-sama memastikan harga sesuai HET dari distributor sampai ke pedagang,” Sambuaga menambahkan.(71)

Komentar