Tangis Haru Warnai Tradisi Pelepasan Brigjen Mukhlis di Korem Santiago

Sulut310 views

METRO, Manado- Suasana haru menyelimuti markas Korem 131/Santiago, Kamis (04/05) siang. Ini terjadi saat eks sang Danrem, Brigjen TNI Mukhlis SAP MM, meninggalkan markas militer yang terletak di bilangan Jalan Samratulangi, Manado tersebut.

Ini merupakan rangkaian acara lepas sambut Danrem yang baru Brigjen TNI Wakhyono SSos MIP kepada Brigjen Mukhlis. Acara ini terlihat wow lantaran digelar di halaman Makorem dengan panggung megah bak acara konser musik.

Sejumlah undangan termasuk para Kepala Daerah se Sulut, terlihat hadir memenuhi undangan. Penampilan band lokal juga menambah semarak hajatan itu.

Prosesi pelepasan Brigjen Mukhlis bersama istri ini diawali pengalungan bunga kepada keduanya. Kemudian penciuman pataka Bhirawa Cakti oleh Brigjen Mukhlis di dalam lobi Makorem. Kemudian Mukhlis menuliskan pesan di buku yang sudah disediakan. Mukhlis pun menyalami para Dandim bersama istri.

Tiba di halaman, Mukhlis bersama istri dijemput Tari Kabasaran aelanjutnya melewati para perwira yang mengusung pedang pora. Selepas itu Mukhlis menyalami para prajurit beserta korps Persit Kartika Candra Kirana.

Disinilah kondisi mengharu biru. Saat bersalaman, tak sedikit prajurit bersama istri prajurit yang menunjukan wajah sedih. Ada yang matanya berkaca-kaca, bahkan ketika hendak menaiki mobil, ada yang menitikkan air mata. Tanda sang Jenderal sangat dekat di hati mereka. Sekali-kali sang Jenderal bersama ibu Okti Nuzufa Mukhlis menyeka air mata.

Brigjen TNI Mukhlis kepada awak media, mengucapkan terima kasih kepada warga Sulut atas dukungannya saat dirinya menjabat sebagai Danrem 131/Santiago.

“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) yang sudah banyak mensuport kami dalam melaksanakan tugas, dalam kegiatan pembinaan kewilayaan dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya kita bersinergi bersama, seperti yang dulu awal saya katakan, Korem ini besar karena masyarakat, karena media, dan alhamdulillah saya terus berupaya untuk menjalin komunikasi dengan baik dengan masyarakat dan media,” ucapnya.

Brigjen Mukhlis juga yakin bahwa kedepan akan lebih baik lagi. “Karena pengganti saya adalah orang yang sudah malang melintang di dunia teritorial, jadi tentunya beliau akan jauh lebih baik dalam memimpin Korem 131/Santiago,” kunci Jenderal yang sangat enerjik ini, yang kini menyandang status sebagai orang ketiga di Kodam XVII/Cendrawasih.(50)

Komentar