Tingkatkan Keselamatan Kerja, DAW Edukasi Safety Riding di Dinas PUPR Mitra

KORANMETRO.COM- Keselamatan di jalan raya kini bukan sekadar imbauan, melainkan bagian krusial dari budaya kerja profesional.

Menyadari hal tersebut, PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) kembali menunjukkan komitmennya dengan menggelar edukasi safety riding bagi para pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) pada Kamis (26/2/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dirancang khusus untuk membekali aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga lapangan dengan keterampilan berkendara yang defensif. Mengingat mobilitas tinggi yang menjadi ciri khas Dinas PUPR dalam mengawasi proyek infrastruktur, pemahaman akan risiko di jalan menjadi kebutuhan yang mendesak.

Materi edukasi dibawakan langsung oleh Andhika Reynold Salindeho, instruktur safety riding Honda yang sudah berpengalaman. Dalam pemaparannya, Andhika menekankan bahwa keselamatan berkendara adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan instansi tempat bekerja.

“Melalui edukasi ini, kami ingin membekali peserta dengan tips praktis yang bisa langsung diterapkan. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama, terutama bagi pegawai yang sering melakukan peninjauan lapangan di medan jalan yang beragam,” ujar Andhika.

Dalam sesi tersebut, para peserta dibekali dengan lima poin utama untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

Atribut keselamatan. Kewajiban menggunakan helm SNI dan jaket pelindung sebagai perlengkapan standar.

Pra-Perjalanan. Rutinitas memeriksa kondisi motor (ban, rem, lampu) sebelum memacu kendaraan.

Manajemen ruang. Menjaga kecepatan serta jarak aman untuk memberikan waktu bereaksi saat terjadi kendala mendadak.

Konsentrasi penuh. Larangan keras menggunakan ponsel agar fokus tetap terjaga pada kondisi lalu lintas.

Etika berlalu lintas. Kepatuhan mutlak terhadap rambu-rambu sebagai wujud disiplin diri di ruang publik.

Pihak DAW berharap, setelah mendapatkan edukasi ini, para pegawai Dinas PUPR tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga bertransformasi menjadi role model bagi masyarakat luas di wilayah Minahasa Tenggara.

Dengan penerapan budaya berkendara yang aman dan tertib, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan aman dari risiko perjalanan.(ian/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan