KORANMETRO.COM- Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Mei 2026 tercatat sebesar 5,85 persen, mengalami kenaikan 0,11 persen poin dari Februari 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Watekhi, mengatakan dari 1,37 juta orang angkatan di Sulawesi Utara yang mengganggur sebanyak 80,50 ribu orang pada Mei 2026.
“Dibandingkan Februari 2026, terjadi kenaikan pengangguran. Pada Mei 2026 sebanyak 77,20 ribu sedangkan di bulan Mei 80,50 ribu. Peningkatannya 3,30 ribu orang,” ungkap Watekhi.
Dijelaskannya, pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang dalam seminggu terakhir tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan; mempersiapkan usaha baru; sudah diterima bekerja, sudah siap berusaha tetapi belum mulai bekerja; atau merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
“TPT menjadi indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja,” jelas Watekhi.
Katanya, jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikan yang ditamatkan, TPT Mei 2026 mempunyai pola yang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan TPT November 2025 sampai dengan Mei 2026. Pada Mei 2026, TPT tertinggi berada pada tamatan Sekolah Menengah Atas, yaitu sebesar 8,87 persen.
“Sedangkan pada November 2025 sampai dengan Februari 2026, TPT tertinggi berada pada tingkat pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan, masing-masing sebesar 10,72 persen dan 9,74 persen,” ujar Watekhi.(ian)






