METRO, Bitung- Pemkot Bitung menaruh perhatian serius terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah. Meski tidak separah dibanding banjir di daerah lain, namun kondisi itu tetap wajib diatasi.
“Kita serius menyelesaikan masalah ini (banjir). Namanya sudah mengganggu kenyamanan warga, kita akan berupaya mencari jalan keluar terbaik,” ujar Walikota Bitung Maurits Mantiri, Rabu (08/09) kemarin.
Maurits menyampaikan itu di sela-sela peninjauan ke beberapa titik yang dianggap rawan dengan banjir. Diantaranya di areal PT Machindo Mitra Raya di bilangan Sagerat, Kecamatan Matuari, serta di kompleks GMIM Sentrum Bitung, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.
Maurits pun membeber rencana yang sedang diupayakan. Rencana dimaksud ialah penyusunan master plan baru menyangkut eksistensi saluran air atau drainase di seluruh Bitung. Menurut dia, hal dimaksud perlu guna menyesuaikan dengan keadaan saat ini.
“Kita punya master plan tentang saluran air tapi itu sudah cukup lama. Perlu dilakukan pembaharuan untuk menyesuaikan dengan keadaan sekarang. Contohnya, master plan yang ada pasti belum mengikuti kondisi alam Bitung yang sekarang banyak berubah. Daerah permukiman makin meluas, apalagi ditambah dengan kehadiran jalan tol. Itu jelas sudah mempengaruhi catchment area (daerah resapan,red) kita untuk pencegahan banjir,” paparnya.
Master plan baru lanjut dia, akan disusun para ahli dengan mengikuti perkembangan zaman. Rancangan tersebut diupayakan bisa memprediksi perkembangan Bitung hingga beberapa tahun kedepan. Hal ini dimaksudkan agar di masa mendatang master plan dimaksud masih relevan dengan keadaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Bitung, Ruddy Theno, menyampaikan hal serupa. Ia menyebut penyusunan master plan yang baru sebagai langkah jitu.
“Kalau cuma membangun atau menata drainase yang sudah ada itu tidak cukup. Air akan tetap meluap karena titik masalahnya bukan cuma di situ. Mengatasi banjir ini harus memikirkan hulu dan hilirnya supaya komprehensif. Jadi kehadiran master plan baru memang sangat mendesak dengan kondisi sekarang,” katanya.
Selain kepala perangkat daerah, peninjauan yang dilakukan Maurits juga turut diikuti Ketua TP-PKK Bitung, Rita Mantiri-Tangkudung, serta sejumlah Staf Khusus Walikota dan Wakil Walikota.(69)






