Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan di Sulut Tertinggi Nasional

Foto ilustrasi.

KORANMETRO.COM- Realisasi penyaluran bantuan pangan (beras dan minyak goreng) alokasi Febuari Maret 2026 kepada Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Sulawesi Utara (Sulut) jadi yang tertinggi secara nasional.

Hal ini diungkapkan Pemimpin Wilayah Bulog Sulutgo, Ermin Tora, saat menerima kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjend (Purn) Dr Marga Taufiq SH, MH, di Wilayah Sulut & Gorontalo, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, Ermin mengatakan penyerapan gabah hasil produksi petani yang ada di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada periode Januari – Maret 2026 mencapai 1.500 ton atau telah terealisasi 102 persen dari target penyerapan gabah tahun 2026.

“Penyerapan tersebut juga telah lebih tinggi dibanding penyerapan gabah selama tahun 2025 sebanyak 1.126 ton,” ungkap Ermin.

Katanya, penyerapan gabah tahun 2026 akan terus dilakukan dalam rangka membantu petani menjual hasil produksinya dengan harga yang menguntungkan. “Hal ini diharapkan akan mendorong petani untuk lebih meningkatkan hasil produksinya,” ucap Ermin.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk ketersediaan stok pangan utamanya beras yang ada di Bulog Sulut dan Gorontalo saat ini mencapai 18.000 ton dan masih akan terus bertambah seiring dengan penyerapan gabah petani dan penyebaran stok antar Bulog seluruh Indonesia.

Ermin bilang, stok yang tersedia diperkirakan cukup hingga Desember 2026.

Menurut dia, kecukupan stok pangan di Bulog tersebut menjadi kekuatan penting bagi pemerintah dalam melakukan intervensi dalam menstabilkan pasokan dqn harga pangan bagi masyarakat.

“Bulog Sulut dan Gorontalo juga terus melakukan penyaluran minyakita dalam rangka menstabilkan harga minyak goreng di pasar utamanya pasar SP2KP,” kata Ermin.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan