KORANMETRO.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, sebagai langkah strategis membuka akses ekonomi masyarakat, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Joune Ganda, Jumat (27/03/2026).

Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus dipacu Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda. Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan TNI AD dalam merealisasikan proyek strategis tersebut, yang dinilai memiliki dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
”Pembangunan jembatan ini sangat bernilai strategis untuk kepentingan masyarakat. pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini sangat bermanfaat, kami sangat mengapresiasi,” kata Bupati.
Ditegaskannya, kehadiran jembatan ini akan mempercepat distribusi hasil perkebunan warga yang selama ini terkendala akses, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Talawaan Atas dan sekitarnya.
”Dengan adanya jembatan ini, masyarakat akan lebih mudah beraktivitas, terutama para petani. mereka bisa lebih cepat mengangkut hasil perkebunan untuk dijual, sehingga berdampak langsung pada peningkatan perekonomian,” ungkap Bupati.
Selain pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Pemkab Minut juga mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur lainnya berupa jembatan beton dan dua jembatan gantung yang akan menghubungkan sejumlah desa, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah pelosok.
Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Pemkab Minut seperti Asisten I Umbase Mayuntu, Kadis PUPR Jorry Tintingon, Kadis Kominfo Arsyadi Lalompoh, Kadis Perhubungan Bobby Nayoan, Camat Wori, Hukum Tua Desa Talawaan Atas, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
”Dengan adanya fasilitas ini tentu akan memberikan dampak pada peningkatan ekonomi petani karena sudah memiliki jembatan penghubung ke wilayah perkebunan dan mempermudah aktivitas masyarakat,” tegas Bupati.(RAR)






