oleh

Puluhan Ton Produk Kelapa Sulut Terjual di China

-Ekonomi-132 views

METRO, Manado – Produk kelapa Sulut, yakni tepung kelapa kembali berhasil diekspor ke China pada Agustus  2018 ini.

“Permintaan tepung kelapa dari China sangat banyak dan berupaya akan dipenuhi oleh pengekspor asal Sulut,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin.

Dia mengatakan tepung kelapa yang diekspor ke China saat ini sebanyak 25,8 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 40.075 dolar Amerika Serikat (AS).

“Minat masyarakat China akan tepung kelapa yang tinggi ini, harus dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan pengekspor Sulut,” ujar Darwin.

Karena, katanya, konsumsi masyarakat China hampir mirip dengan Sulut, sehingga dipastikan permintaan akan tetap berlanjut.

Ia mengatakan pemerintah terus mengingatkan agar pengekspor Sulut dapat menjaga akses pasar yang sudah tercipta tersebut.

Dengan demikian, diharapkan pasar akan merambah ke negara tetangga lainnya di Eropa, Asia, Amerika dan Afrika lebih besar lagi.

Pembeli internasional jika sudah memutuskan membeli suatu produk, menurut dia, berarti telah melewati berbagai tahapan seleksi.

“Pasar internasional memilih tepung kelapa Sulut berarti kualitasnya sudah teruji dan diharapkan dapat dipertahankan ataupun lebih ditingkatkan,” papar Darwin.

Pemerintah berharap agar produk turunan kelapa yang diekspor bukan hanya tepung kelapa. Tapi bisa lebih banyak lagi diversifikasinya karena mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Diketahui, selain China negara lain yang menjadi tujuan ekspor tepung kelapa asal Sulut adalah Jerman, Rusia, Inggris, Belanda, Selandia Baru, Italia, Mesir, Slovenia, Brasil, Australia, Belgia, Uruguay, Amerika Serikat, Korea. Kemudian ke Austria, Afrika Selatan, Hongkong, Taiwan, Uni Arab Emirat, Lithuania, Argentina, Angola, Hungaria, NOrwegia, Kasakztan, Polandia, Georgia, Portugal, Latvia, dan Yunani.

 

Penulis: Hence Poli