oleh

Larangan Curi Start Kampanye Baru Sebatas Sosialisasi

-Minsel & Mitra-41 views
Jouby Longkutoy
METRO, Ratahan – Kontestan Pemilu 2019 termasuk di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) masih berstatus bakal calon legislatif alias Bacaleg. Namun begitu, tebar pesona baik melalui alat peraga sosialisasi seperti baliho maupun postingan di sosial media, mulai terlihat dilakukan sejumlah bacaleg.
Aktifitas sosialisasi ini sendiri, oleh sejumlah pihak, dianggap merupakan suatu bentuk pelanggaran, apalagi pihak Bawaslu RI melalui edarannya secara tegas mewarning akan memberi sanksi bagi yang kedapatan curi start kampanye. “Memang saat ini, belum boleh ada kampanye dalam bentuk apapun. Yang melakukannya, pasti akan dikenakkan sanksi,” ujar Ketua Bawaslu Mitra, Jouny Longkutoy.
Menariknya, Longkutoy mengaku, untuk Mitra, belum masuk dalam fase penindakan karena masih dalam tahapan sosialisasi. “Tadi (kemarin, red), kita sudah lakukan kajian. Untuk saat ini, kami belum bisa melakukan penindakan karena masih dalam tahap sosialisasi tentang aturan dimaksud,” ungkap Jouby.
Dirinya menegaskan, tindakan akan dilakukan pihaknya jika ada pihak atau bacaleg terbukti melakukan curi start kampanye. “Sebelumnya, kami sudah menyampaikan soal pemberitahuan larangan ini ke semua Parpol. Kalau toh akhirnya ada yang tidak mengindahkan larangan tersebut, maka kita tindaki sesuai aturan,” tandas Jouby.(46)