oleh

Cabuli Siswi SMA di Pantai, Lelaki Winangun Dibui

Tersangka JK alias Jhonli

METRO, Sitaro– Naas dialami sebut saja Bunga (16), pelajar sebuah SMA di Siau Barat (Sibar). Anak baru gede itu diduga dicabuli oleh JK alias Jhonli, lelaki asal Kampung Winangun Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut) Minggu (2/9/2018) lalu. 

Informasi yang diterima METRO menyebut, kronolgi kejadian bermula ketika pelaku dan korban bertolak dari Kota Ulu sekitar pukul 08.00 WITA untuk pulang ke Kampung Winangun. 

Di tengah perjalanan, korban yang disebut-sebut sedang di bawah pengaruh minuman beralkohol diajak pelaku menuju tempat acara disko di Kampung Kawahang Kecamatan Sibarut. 

Sekira pukul 17.00 WITA, pelaku bersama korban dan sembilan kerabat mereka memutuskan untuk pulang ke Kampung Winangun. Rombongan pun sempat beristirahat sekitar lima menit di sebuah jembatan sebelum akhirnya memutuskan untuk memutar tujuan menuju Kampung Mini tepatnya di lokasi wisata Timbako. Pukul 19.00 WITA, rombongan memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Setibanya dipertigaan menuju Kampung Winangun, korban dan pelaku serta dua rekan mereka justru mengarah ke Pantai Hiung. Di lokasi itulah pelaku melancarkan niat bejatnya yang didahului dengan membujuk salah seorang teman wanita yang ikut bersama-sama. 

Tak berhasil, lantas pelaku memeluk korban dan membawanya ke air sembari memberikan ancaman apabila keinginannya tak dituruti, maka korban akan ditenggelamkan. 

Dalam kondisi tersebut, korban sempat meminta pelaku untuk kembali karena korban sulit untuk bernafas. Namun permintaan itu tak dihiraukan pelaku yang terus membawa korban ke laut lebih dalam. 

Korban pun menangis dan sempat memaki korban. Tak berselang lama, pelaku terus melancarkan aksi cabulnya. Beberapa saat kemudian, pelaku membawa korban kembali ke darat dan memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya. 

Tak berhenti sampai di sana, pelaku sempat meminta korban untuk kembali melayaninya namun ditolak oleh korban dan akhirnya mereka pulang. 

Kapolsek Urban Sibar Kompol Johanis Sasebohe dikonfirmasi Kamis (6/9/2018) sore tadi membenarkan adanya laporan dugaan kasus cabul tersebut. 

“Pelakunya telah kami tahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata Sasebohe. 

Penulis: Octavianus Hermanses

Komentar