oleh

Soal Masalah Hukum, Nasdem: Itu Urusan Pak Vicky

Ketua Kompewil Sulawesi Partai Nasdem, Felly Runtuwene

METRO, Manado– Bergabungnya Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL) dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) diikuti rumor bahwa ia sedang mencari perlindung politik di partai berjargon restorasi tersebut.

Berpindahnya GSVL juga disebut-sebut mengikuti jejak mantan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Vonnie Anneke Panambunan yang lebih bergabung ke Partai Nasdem saat ia sedang bergelut dengan dugaan kasus korupsi proyek pemecah ombak di Minahasa Utara yang merugikan negara sebesar Rp8,8 miliar.

Seperti diketahui, GSVL kini harus berhubungan dengan Kejaksaan Agung atas dugaan kasus korupsi penggunaan dana hibah penanggulangan bencana banjir kota Manado tahun 2014. Ia telah beberapa kali dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

Terkait hal ini, Partai Nasdem pun mendapat sorotan publik. Partai politik yang dipimpin oleh bapak restorasi Surya Paloh itu dinilai melindungi pihak-pihak yang sedang terkait dengan masalah hukum.

Politisi Partai Nasdem, Felly Esterlita Runtuwene yang dimintai tanggapan, membantah jika partainya memberi perlindungan kepada VAP ataupun GSVL.

“Asas pra duga tak bersalah harus dikedepankan. Karena sampai saat ini, ibu VAP belum berstatus tersangka,” kata Felly kepada METRO, Jumat (28/9/2018).

Soal GSVL pun, kata Felly pihaknya baru saja mendengar bahwa Walikota Manado itu terkait dugaan kasus korupsi dana bencana 2014.

“Yang saya tahu, pak Vicky (sapaan akrab GSVL, red) pernah disebut-sebut dalam dugaan kasus korupsi Youth Center. Tapi kan sampai sekarang ternyata beliau tidak (terlibat),” tambah dia.

Ketua Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan DPRD Sulut itu pun menegaskan bahwa partainya tidak akan melindungi pihak-pihak yang berstatus tersangka kasus korupsi.

“Bayangkan saja, mantan Sekjen kami (Rio Capella) yang terlibat kasus korupsi senilai Rp200 juta pun tidak kami lindungi,” ungkap Felly.

Ketua Komando Pemenangan Wilayah (Kompewil) Sulawesi Partai Nasdem itu juga menegaskan lagi, pihaknya akan meneliti lebih lanjut keterkaitan GSVL dengan kasus dugaan korupsi dana hibah tahun 2014.

“Akan kami selidiki lebih lanjut. Jika berstatus tersangka, kami akan tegas bahwa partai tidak akan memberikan perlindungan. Itu urusan pak Vicky dengan hukum,” tegas dia lagi.

Meski demikian, Felly menyatakan bahwa bergabungnya GSVL ke partainya, telah disambut dengan senang hati.

“Kami tidak mungkin menolak beliau untuk tidak boleh bergabung di partai kami. Ini adalah energi baru bagi kami, khususnya di Sulut. Tapi jika bermasalah dengan hukum, itu konsekuensi beliau bukan partai,” tukas politisi yang dikenal kritis dan lantang itu. 

Penulis: Yinthze Lynvia Gunde

Komentar