oleh

Pingkan Mandagi Ramaikan Manado International Open Parachuting Championship 2018

Pingkan Mandagi berpose bersama kru pesawat sebelum melakukan penerjunan di atas Kota Manado

PETERJUN papan atas nasional asal Sulut, Pingkan Natalia Mandagi ikut meramaikan Kejuaraan Terjun Payung International bertajuk Manado International Open Parachuting Championship (IOPC) Tahun 2018 resmi dibuka oleh Wakil Walikota Manado, Mor Bastiaan mewakili Walikota, GS Vicky Lumentut, Senin lalu di Kawasan Marina Plaza Manado.

Iven yang digelar lewat kerjasama Federasi Aerosport Indonesia Daerah (FASIDA) Provinsi Sulut dibawah Pimpinan Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Nav. Insan Nanjaya SH, M.Avn, M.gt dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado merupakan yang ketujuh kalinya digelar di Kota Manado sejak Tahun 2005 silam.

Sementara penggunaan nama Manado IOPC sudah untuk kedua kalinya. Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu peterjun papan atas nasional asal Sulut, Pingkan Natalia Mandagi. “Kejuaraan dunia terjun payung  ini adalah salah satu program dari FASIDA Provinsi Sulut dengan bertujuan membina atlet terjun payung seluruh Indonesia dan atlet Sulut,” ujar Pingkan.

Selain itu Manado IOPC juga sebagai sarana  untuk  menarik pariwisata yang ada  di Bumi Nyiur Melambai. “Kita ketahui bersama bahwa Sulut adalah salah satu bench mark nya olahraga terjun payung nasional. Karena itulah, kegiatan olahraga terjun payung  jangan sampai vakum di Sulut,” tukas Pingkan, putri  legenda peterjun Indonesia, Alm. Theo Mandagi.

Sementara terkait dengan peserta, menurut Pingkan ada 65 peterjun dari berbagai provinsi yang ikut terlibat pada iven yang akan berakhir Minggu, 02 Desember 2018. “Sebenarnya ada dua utusan dari luar negeri yakni Thailand dan Malaysia. Tapi hingga pelaksanaan lomba, hanya Malaysia yang hadir,” sebut Pingkan Mandagi.(DEA)

Komentar