oleh

Jadi Dapur Magma dan Jalur Ring of Fire, Pusat Bentuk BPPKG di Sulut

Bara: Sulut Jadi Prioritas Pemetaaan Pencegahan Bencana Tsunami

METRO, Manado– Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan dan mengumumkan bahwa Sulawesi Utara (Sulut) menjadi salah satu dari tiga daerah baru yang akan dibentukkan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Kebencanaan Geologi (BPPKG).

Hal ini diungkapkan anggota Komisi VIII DPR RI Bara Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Kamis (28/2/2019).

“Ada tiga daerah, yakni Sulut, Papua/Maluku dan satu lagi di Sumatera. Saat ini, baru ada satu di Indonesia, yakni di Yogyakarta. Badan ini akan mengawasi dan meneliti segala macam bentuk bencana,” ujar Bara.

Menurut dia, dipilihnya Sulut karena selain Sulut berada di bibir pasifik, daerah ini juga berada di jalur ring of fire (lingkaran api, red).

“Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Jepang, Sulut juga merupakan dapur magma karena memiliki banyak gunung berapi,” terang dia.

Nantinya, kata politisi PAN itu, BPPKG yang akan dibangun di Sulut pada tahun ini, akan meng-cover wilayah Indonesia tengah.

“Selain akan dibangun BPPKG, Sulut juga akan menjadi daerah prioritas pemetaan pencegahan Tsunami,” tambah wakil rakyat kebanggaan bumi Nyiur Melambai ini.

Rencananya, kata Bara lagi, BPPKG akan dibangun di kota Tomohon karena dekat dengan gunung Lokon dan Soputan.

“Saya yang kebetulan duduk di Komisi VII berjuang keras agar hal ini terwujud. Dan puji Tuhan, tiga minggu lalu sudah ditetapkan oleh Kementerian ESMD untuk mulai dibangun tahun 2019 ini,” tandas Bara.

Ia pun berharap, keberadaan BPPKG ini bermanfaat untuk daerah, serta rakyat Sulut yang kerap mengalami gangguan bencana. 

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Bara bertemu dengan Sekjen Kementerian ESDME, Ego Syarial dan mendiskusikan beberapa program di Sulut. Di antaranya pembentukan BPPKG di Sulut, dan dijadikannnya daerah ini sebagai salah satu daerah prioritas pemetaan pencegahan bencana tsunami. Mereka  juga mendiskusikan berbagai bantuan kerja sama Komisi VII, yang diperjuangkan Bara untuk Sulut di Kementerian ESDM. (YSL)

Komentar