Lantaran Beda Pilihan, Satu Keluarga Diusir Mandor Tanah

Pemindahan rumah.

METRO, Amurang- Rumah milik salah satu warga di Desa Tawaang Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, terpaksa harus dipindahkan secara mendadak. Diduga, ini terjadi karena keluarganya berbeda pilihan calon legislatif (Caleg) dengan mandor tanah yang masih punya kaitan keluarga dengan keluarga tersebut.

Sebagaimana informasi yang dihimpun rumah milik Keluarga Panaumang- Pontoh, terpaksa dipindahkan atas perintah mandor tanah (Penjaga tanah) yang tidak senang karena berbeda pilihan Caleg. Buntutnya, Rabu (13/03) kemari dipimpin oleh Yulian Nixen Mandey STh, yang tak lain adalah Caleg damban keluarga pemilik rumah, langsung mengeksekusi bagunan itu sesuai permintaan si Mandor tanah.

Baca Juga :  Curah Hujan Meningkat, Sumendap Minta Warga Waspada

Dikatakan oleh Caleg dari Partai Golkar ini kejadiaan tersebut sangat disesalkan apalagi terjadi disaat pesta demokrasi yang sementara berjalan. Dikatakannya, setiap warga negara, berhak menentukan pilihan tanpa harus ada paksaan atau intimidasi.

“Berbeda pilihan itu biasa, jangan hanya karena perbedaan itu membuat kita saling memusuhi. Mari jadikan perbedaan sebagai pengikat talipersaudaraan,” ujar Caleg Dapil 5 Tenga-Sinonsayang itu.

Baca Juga :  Karang Taruna Minsel Buka Posko Bantuan Bencana

Lanjutnya untuk sementara waktu, rumah yang dipindahkan secara mendadak itu dititip disalah satu lahan kosong milik warga setempat. Dalam waktu dekat ini akan membangun rumah layak huni baru keluarga korban.

“Tidak ada yang salah dalam menentuak pilihan Caleg. Kita tidak boleh harus memaksakan kehendak orang. Dan untuk korban ketidak adilan ini, dalam waktu dekat akan saya bangun rumah yang layak huni sebelum (17/04) nanti,” tegasnya (Mor)

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru