oleh

Bawa 107 Gram Sabu, Pria Tuminting Dibekuk di Bitung

Tersangka saat digiring anggita Polres Bitung .

 

 

 

 

 

METRO, Bitung- Polres Bitung kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu. Kali ini lelaki RI alias Riski alias Doyok, 27 tahun, warga Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Manado diringkus dengan barang bukti 107,6 gram sabu, Sabtu (04/05/2019) sore.

Demikian hasil press conference yang digelar Polres Bitung, Kamis (09/05/2019).
“Baru disampaikan sekarang karena sebelumnya masih pengembangan,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Bitung, AKP Frelly Sumampow, saat memimpin agenda tersebut.
Sabu ratusan gram itu dibawa lelaki RI alias Riski alias Doyok, 27 tahun, warga Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Manad. Sabu itu dibungkus plastik bening dan ditaruh di tas kresek warna hitam.

“Riski dan barang bukti kita amankan Hari Sabtu minggu lalu. Lokasi penangkapan di wilayah Kecamatan Aertembaga, tepatnya di depan Hotel Nalendra,” beber Frelly.
Riski tidak sendiri saat ditangkap. Dia bersama seorang pria bernama Rizal Pomolinggo, juga warga di Kecamatan Tuminting. Namun belakangan Rizal dilepas karena bukan bagian sindikat narkoba.
“Jadi ada dua orang yang kita amankan. Tapi yang satu ternyata tukang ojek. Dia hanya diminta Riski mengantar ke Bitung,” imbuh mantan Kapolsek Aertembaga ini.

Saat ini lanjut Frelly, Riski sudah berstatus tersangka. Dia juga sudah ditahan dengan jeratan Undang-Undang Narkotika Nomor 35/2009. Alhasil, Riski pun terancam hukuman penjara maskimal, yakni seumur hidup.
“Pasal yang kita terapkan Pasal 114 Ayat (2). Sesuai pasal itu ancaman hukumannya memang seumur hidup. Sebab jumlah barang bukti yang didapat di atas 5 gram,” terangnya.
Frelly memastikan kasus ini akan terus berkembang. Pihaknya tidak akan berhenti pada tersangka Riski. Terlebih dalam penyidikan ditemukan beberapa fakta.
“Riski mengaku hanya perantara. Katanya dia disuruh orang untuk mengambil barang itu. Orang yang menyuruh berada di Lapas Palu, jadi cuma komunikasi by phone. Makanya kami akan menelusuri ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Palu dan instansi yang lain,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan turut angkat bicara. Ia mengapresiasi kinerja Sat Resnarkoba, sekaigus mendorong mereka membongkar kasus ini.
“Ini prestasi yang bagus. Dipertahankan terus dan perangi narkoba dengan kekuatan penuh,” katanya.
Kapolres pun berharap support semua pihak untuk hal serupa. Ia mengingatkan bahwa peredaran narkoba jadi musuh bersama.
“Tolong masyarakat bantu kami. Kalau ada informasi harap disampaikan supaya ditindaklanjuti. Ayo kita sama-sama perangi terus peredaran narkoba,” pintanya.(BDS)

Komentar