oleh

Tokoh-tokoh Agama Sulut Dukung Aparat Jaga Keamanan dari Perusuh

METRO, Manado– Sejumlah tokoh lintas agama di Sulawesi Utara, memberikan dukungan penuh kepada pihak Kepolisian RI dan TNI, untuk menjaga keamanan Indonesia secara keseluruhan dari para perusuh dan provokator yang ingin mengacaukan situasi pasca Pemilihan Umum 2019.

Dikatakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulut, Pdt Lucky Rumopa, kinerja baik yang ditunjukan TNI dan Polri dalam pengamanan sejak Pemilihan Umum berlangsung, patut untuk mendapatkan sokongan dari masyarakat.

“Kita bisa lihat bagaimana pihak Polisi dan TNI bekerja keras untuk membuat kondisi aman dan tenteram. Kita harus dukung tentunya ini,” tutur Rumopa, Minggu (26/5).

Menurut Rumopa, Polri dan TNI mendapat banyak dukungan dari masyarakat, mengingat masyarakat lebih menginginkan situasi yang aman dan damai, bukan ada kerusuhan.

Senada diungkapkan, Anggota Dewan Rohaniawan Pimpinan Tertinggi Majelis Konghucu Indonesia di Sulut, Sofyan Jimmy Yosadi. Menurutnya, kerja keras dari TNI dan Polri yang menjaga kemanan sejak awal proses Pemilu, patut untuk didukung siapapun.

Dijelaskan Yosadi, TNI dan Polri harus disokong, karena apa yang dilaksanakan mereka selama melakukan pengamanan, justru memberikan kesejukan bagi Indonesia, karena mampu menghalau sejumlah orang yang ingin membuat rusuh.

“Kita juga sadar semua punya kesalahan, tapi jika memang ada kesalahan ya dikritik apa yang salah bukan dihujat. Kami hanya mau menitipkan kepada Polri dan TNI untuk bisa tetap menjaga Indonesia dari orang-orang yang ingin rusuh,” tutur Yosadi.

Sementara, Ketua Pemuda Muslimin Sulawesi Utara, Raski Azhari Mokodompit mengaku jika salut dengan kerja keras yang ditunjukan Polri dan TNI dalam pengamanan Indonesia terutama pada pengamanan jalannya Pemilu 2019.

Dikatakan Mokodompit, Polri dan TNI mampu memberikan pelayanan yang baik, bukan hanya terlihat saat di pengamanan aksi 22 Mei, tetapi bagaimana juga menjaga situasi kondusif di wilayah daerah.

“Kita harus beri apresiasi karena Pemilu berjalan aman dan bersih. Itu tidak lepas dari bagaimana pihak berwajib melakukan pekerjaan mereka dengan baik,” kata Mokodompit kembali. (YSL/kum)

Komentar