KORANMETRO.COM- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, memastikan harga BBM dan elpiji, tidak akan mengalami kenaikan.
Hal ini disampaikan Bahlil, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, pada Sabtu (11/4/2026).
Bahlil bilang, pemerintah berupaya menjaga stok dan stabilisasi harga BBM dan elpiji agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Kami mendesain, sekalipun harganya naik di dunia, tapi BBM subsidi kita tidak naikkan,” ungkap Bahlil.
Katanya, hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo, agar kebijakan-kebijakan terkait harga BBM, tetap harus memperhatikan rakyat kecil.
“Yang pertama saya perjuangkan adalah urusan rakyat dulu, apalagi rakyatnya tidak mampu. Saya sampaikan ke Pak Menkeu, kita harus komit jangan kita menambah penderitaan kepada saudara-saudara kita. Tugas pemerintah adalah membantu rakyat,” ungkap Bahlil.
Dijelaskannya, penutupan Selat Hormuz menyebabkan harga minyak dunia mengalami kenaikan, sementara Indonesia mengimpor 20 persen kebutuhan minyak mentah dalam negeri, dari Timur Tengah.
“Kita ubah itu, sekarang kita ambil dari Afrika. Dari Angola, Nigeria, Amerika, dan beberapa negara lain. Itulah kemudian yang membuat kita aman sampai sekarang ini,” katanya.(ian)






