oleh

BPJAMSOSTEK-Bawaslu Lindungi Ribuan Pengawas Pemilu di Sulut

METRO, Manado- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Manado dan Bawaslu Provinsi Sulut, telah memastikan perlindungan bagi ribuan pengawas pemilihan umum (pemilu) pada pesta demokrasi Pilkada Gubernur, Walikota dan Bupati 2020 di Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami telah melakukan rapat bersama Bawaslu Provinsi Sulut dan Disnakertrans Sulut untuk memastikan perlindungan bagi ribuan pengawas pemilu, baik pengawas tingkat kecamatan, di kelurahan ataupun desa dan pengawas di tempat pemilihan umum,” kata Kepala Bidang Kepesertaan BPJAMSOSTEK Manado, Adisafah Curmacosasih, saat ditemui awak media Senin (25/11) kemarin.

Menurutnya, dalam rapat tersebut, Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara telah menganggarkan untuk pengawas pemilu sebanyak 10 hingga 11 ribu orang. “Terwujudnya program ini tak lepas dari dukungan pemerintah provinsi melalui surat Gubernur Sulut yang menekankan bahwa pengawas pemilu wajib dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Adisafah.

Dijelaskannya, pengawas pemilu 2020 akan dilindungi dalam 2 program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Dasar upah yang dilaporkan saat rapat berlangsung adalah sesuai UMP 2020. “Untuk masa kepesertaan tergantung dari jenis pengawasannya. Ada yang 11 bulan, 8 bulan dan 1 bulan,” ungkap Adisafah.

“Implementasi UU 40 Tahun 2004 dan UU 24 Tahun 2011 bersifat nasional. Tinggal bagaimana pemerintah provinsi mengimplementasikannya di daerah masing-masing,” kata Adisafah menambahkan.(71)