oleh

Dibahas Kilat, APBD 2020 Minut Diketuk di Tengah Malam

Jalannya paripurna APBD 2020 Minut.(ist)

 

 

METRO, Airmadidi – Dibahas secara kilat hanya dalam tiga hari saja,
APBD 2020 Minahasa Utara akhirnya diketuk di tengah malam, Sabtu
(30/11/2019) lalu.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Minut Denny K Lolong
SSos didampingi Wakil Ketua Shintia G Rumumpe, dan Olivia Mantiri
serta dihadiri Bupati Vonnie Anneke Panambunan, Wakil Bupati Ir Joppi
Lengkong serta para pejabat dan kepala perangkat daerah.
APBD 2020 tersebut diketuk setelah enam fraksi di DPRD Minut
menyetujui dan menerimanya. Namun demikian dalam catatannya fraksi PDI
Perjuangan menolak jika ada ketambahan pembayaran lahan di sekitar kantor bupati. Sementara Fraksi Nasdem meminta anggaran pada perangkat daerah harus tepat sasaran.

Lolong ketika dikonfirmasi mengakui APBD 2020 Minut sudah diketuk dan
akan dikonsultasikan di propinsi. Ketua DPRD Minut juga mengakui kalau
terlambatnya pembahasan APBD tersebut karena ketidaksiapan Pemkab
Minut. “Lihat saja sendiri kondisinya, sudah jam begini legislative
belum muncul. Perangkat daerah datang terlambat karena RKA baru
di-print. Padahal saat kami bimtek sudah disampaikan kepada eksekutif
untuk segera menyiapkannya. Kalau sudah siap silahkan bawa kepada
kami, tetapi kenyataannya sampai pembahasan pun dating terlambat,”
pungkas Delon sapaan akrab Lolong.
Hal yang sama juga dikritisi legislator Denny Sompie SE. “Kami sudah
siap tetapi perangkat daerah belum siap dengan RKA,” tukasnya.

APBD 2020 Minut yang disetujui yaitu Pendapatan Daerah sebesar Rp 996.184.416.413. Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp
1.048.071.597.314. Belanja terdiri dari Belanja tidak langsung Rp
635.328.996.583 dan  Belanja langsung Rp 369.050.449.830. Pembiayaan
terdapat selisih antara pendapatan daerah dengan belanja daerah
sehingga terjadi Devisit sebesar Rp 10 miliar.(RAR)