oleh

BPS: Produksi Padi di Sulut 277,78 Ribu Ton

METRO, Manado- Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi padi di Sulawesi Utara pada 2019 diperkirakan sebesar 277,78 ribu ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami penurunan sebanyak
49,15 ribu ton atau 15,03 persen dibandingkan tahun 2018.

Dijelaskan Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Sulut, Sirly Worotikan, produksi tertinggi pada 2019 terjadi pada bulan Agustus, sebesar 36,10 ribu ton dan produksi terendah terjadi pada bulan Februari, sebesar 12,41 ribu ton.

“Berbeda dengan produksi pada 2019, produksi padi tertinggi pada 2018 terjadi pada bulan Maret, yaitu sebesar
41,61 ribu ton, sementara produksi terendah terjadi pada bulan Februari, yaitu sebesar 14,65 ribu ton,” ujar Sirly di Kantor BPS Sulut, Senin (2/3) siang.

Menurutnya, kenaikan produksi padi tahun 2019 yang relatif besar terjadi di Kabupaten/Kota Bolaang
Mongondow Utara, Tomohon, dan Kotamobagu. Sementara penurunan produksi padi tahun 2019 yang relatif besar terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, dan Minahasa Utara.

“Dua kabupaten dengan produksi padi GKG tertinggi pada tahun 2018 dan 2019 adalah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Minahasa. Namun, pada 2019 terjadi penurunan produksi
pada dua kabupaten tersebut dibandingkan dengan produksi 2018,” jelas Sirly.

Data BPS Sulut juga mencatat, jika produksi padi pada tahun 2019 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras di Sulawesi Utara pada 2019 sebesar 155,29 ribu ton. “Atau
mengalami penurunan sebanyak 27,48 ribu ton atau 15,03 persen dibandingkan tahun 2018,” tandas Sirly.(71)