oleh

Ketambahan 2, Positif Covid-19 di Minut Jadi 9 Orang

banner 1050236

Data Covid-19 di Minut.

 

 

 

METRO, Airmadidi – Sampai saat ini pasien terkonfirmasi positif positif Covid-19 di Minahasa Utara masih terus bertambah. Hingga Jumat (22/05/2020) ada penambahan 2 lagi terkonfiasi positif sehingga total untuk Minut 9 orang.

 

Kadis Kesehatan Minut dr Harly Sompotan MKes mengungkapkan hingga Jumat (22/05/2020) kemarin positif Covid-19 di Minut bertambah 2 orang dari 7 orang sebelumnya. “Penambahan dua orang masing-masing laki-laki (22) dari Kecamatan Likupang Barat dan perempuan (26) dari Kecamatan Dimembe,” papar Kadis.

Lanjutnya sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah lagi menjadi 35 orang tersebar di 10 kecamatan.

Lebih lanjut menurut Sompotan untuk 9 pasien positif Covid-19 tersebar di Kecamatan Talawaan 4 positif terdiri dari 2 dirawat, 1 sembuh dan 1 meninggal, Kecamatan Kalawat 1 positif dirawat, Likupang Barat 2

positif dirawat, Kecamatan Kema 1 positif dirawat dan Kecamatan Dimembe 1 positif dirawat. “Tujuh orang positif Covid-19 sementara dalam perawatan di sejumlah rumah sakit,” tutur Sompotan.

 

Total PDP yang meninggal dunia juga bertambah menjadi 11 orang. Untuk kontak erat resiko tinggi 10 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 3 orang. Sedangkan yang selesai pantauan sebanyak 1003 orang.

Menurut Kadis menindaklanjuti penmabahan pasien terkonfirmasi positif, Dinas Kesehatan Minut pun menggelar rapid test di sejumlah kecamatan khusunya yang ada pasien positif.

“Kami sementara melakukan pemeriksaan kontak dengan melakukan rapid test,” papar Sompotan. Dijelaskannya  rapid test dilakukan dua kali. Kalau dua kali rapid test hasilnya positif maka akan dilanjutkan dengan pemeriksan Swab yang juga dilakukan dua kali.

 

“PDP tidak selamanya Covid-19. Kalau dari hasil pemeriksaan laboratorium negatif berarti bukan Covid-19. Salah satu gejala Covid-19 adalah pnemonia. Makanya penangananya juga harus prosedur Covid-19. Dari pada dianggap negatif tetapi sudah berkontak dengan banyak orang ternyata kemudian positif lebih baik diantisipasi,”

jelas Sompotan.

Kadis mengimbau pada para PDP tetap semangat menjalani pengobatan dan menaati prosedur.

 

“Kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah soal social distancing, physical distancing atau menjaga jarak, tidak keluar rumah kalau tidak penting. Serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih, mencuci tangan dengan benar, serta menggunakan masker,” imbau Kadis.(RAR)