Capai 22 Persen, Proyek Perluasan Bandara Samrat Masuk Fase Pengerjaan Struktur

BAGI Ke :

METRO, Manado- Proyek perluasan terminal dan fasilitas penunjang Bandara Sam Ratulangi yang dikerjakan PT Adhi Karya, sudah memasuki fase pengerjaan struktur bangunan. Hingga Juni, proses pembangunan sudah mencapai 22,3 persen.

“Masih belum signifikan karena saat ini proyek dalam tahap pengerjaan struktur. Progres pekerjaan akan melonjak saat kami mendatangkan material-material impor. Rencananya sekitar bulan September,” ujar Project Produksi Manager PT Adhi Karya, Wahyu Prayogo, saat ditemui awak media, pada Rabu (01/7).

Dijelaskan Wahyu, rencana kerja di tahap awal hingga beberapa bulan kedepan akan difokuskan pada pengerjaan struktur. Hal inilah yang menyebabkan progres pekerjaan terlihat masih sangat rendah, meskipun tetap seperti yang direncanakan.

Baca Juga :  Penumpang Tumbuh 110%, AP I Tambah Jam Operasional Tiga Bandara

“Saat ini tenaga kerja yang terserap sebanyak 349 orang, terdiri dari warga lokal dan dari luar pulau Sulawesi. Untuk staf maupun pekerja sudah terserap sebanyak 15 persen,” jelas Wahyu.

Dia mengakui, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek di lapangan. Akibat Covid-19, menurut Wahyu untuk mendatangkan material proyek dan pekerja menjadi sulit. Kondisi transportasi saat itu tidak memungkinkan untuk mendatangkan lebih banyak pekerja dan material.

“Dengan kondisi sekarang yang sudah mulai terbuka untuk beberapa transportasi, kami coba untuk mengambil langkah-langkah yang bisa mempercepat proyek ini, diantaranya penambahan tenaga kerja dan material,” ungkap Wahyu.

Baca Juga :  Bandara Sam Ratulangi Mulai Terapkan Social Distancing

Dari data yang diperoleh METRO, diketahui bahwa saat proyek pengerjaan selesai, Bandara Sam Ratulangi akan memiliki 4 tol gate masuk untuk mobil dan 2 tol gate masuk untuk motor. Sementara untuk tol gate keluar, untuk mobil yang sebelumnya 5 akan menjadi 6, dan untuk motor sebelumnya 1 akan menjadi 2 unit.

Daya tampung parkiran kendaraan di kompleks bandara pun akan meningkat, untuk mobil yang sebelumnya 350 unit akan menjadi 650 unit, dan untuk motor yang sebelumnya 734 unit akan menjadi 760 unit sepeda motor.

Baca Juga :  Groundbreaking Proyek Perluasan Terminal dan Fasilitas Penunjang Bandara Sam Ratulangi

“Itu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dengan semakin bertambahnya kapasitas dari Bandara Sam Ratulangi,” kata Wahyu.

General Manager Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai mengatakan, meskipun perkembangan proyek perluasan terminal dan fasilitas penunjang di Bandara Sam Ratulangi, sesuai target, namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses pekerjaan. Salah satunya kondisi cuaca di Manado yang saat ini sementara diguyur hujan.

“Proyek pengembangan ini ditargetkan selesai akhir tahun 2020. Dengan pengembangan ini, diharapkan akan semakin meningkatkan positioning bandara ke depan,” tukas Minggus.(71)