oleh

Rumah Warga Touluaan Rata Tanah Diamuk Api

METRO, Ratahan- Hendi Kosegeran, Warga Toundanouw Satu Kecamatan Touluaan, Minahasa Tenggara (Mitra) hanya bisa terpaku menatap rumahnya ratah tanah diamuk api. Peristiwa memilukan yang terjadi Sabtu (12/11) akhir pekan lalu, membuat dirinya dan keluarga harus kehilangan tempat tinggal.

Informasi yang dirangkum METRO, saat kejadian sekira pukul 10.15 wita, Hendi dan keluarganya sedang tidak berada di rumah. Sejumlah saksi menyebutkan, api terlihat mulai menjilat bagian ruang tamu rumah kayu dengan atap seng. “Kita ada bacirita di rumah pa Man Langi, kong ada anak-anak datang bilang ada kebakaran,” ungkap Andi Pondaag, warga setempat.

Mendengar hal tersebut, Andi dan Man kemudian mendatangi TKP. Upaya pemadaman coba dilakukan dengan peralatan seadanya, sayangnya upaya tersebut tak mampu menyelamatkan rumah beserta isinya. Api baru dapat dipadamkan setelah satu unit pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sejumlah saksi menyebutkan, kebakaran diduga berasal dari api petasan. Hanya saja, Kapolsek Touluaan, Iptu Imanuel Lutham mengaku pihaknya masih sementara melakukan penyelidikan soal pemicu kebakaran tersebut. “Soal apakah berasal dari petasan atau ada penyebab lain, itu sementara kami selidiki.

Beberapa orang saksi sementara kami mintakan keterangan,” tukas Lutham sembari mengaku akibat peristiwa tersebut, Hendi dan keluarga mengalami kerugian sekira Rp50 juta rupiah.(46)

Komentar