oleh

Christian Terpilih Nahkodai PWI Bitung

METRO, Bitung- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bitung resmi terbentuk. Keberadaan organisasi itu bertujuan mengawal integritas serta profesionalisme kalangan jurnalis.
PWI Bitung terbentuk pada Rabu (13/01) kemarin.

Konferensi yang berlangsung di Kantor PWI Sulut di Manado jadi awal kehadiran organisasi itu. Konferensi dipimpin langsung Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan, bersama Wakil Ketua Bidang Pendidikan Merson Simbolon.

Kehadiran PWI di Bitung menambah daftar organisasi serupa di kabupaten/kota di Sulut. Saat ini organisasi itu sudah ada di 10 daerah di Bumi Nyiur Melambai.

Adapun dalam konferensi dimaksud pimpinan PWI Bitung berhasil terbentuk. Strukturnya terdiri dari Ketua Christian Wayongkere, Sekretaris Eko Prasetyo dan Bendahara Taisar Basalamah.
Voucke Lontaan dalam kesempatan itu menyampikan selamat kepada PWI Bitung. Ia juga memberikan apresiasi karena pembentukan pengurus tidak memakan waktu lama.

“Meskipun secara aklamasi tapi ini sesuai tatib dan AD/ART organisasi. Jadi tidak ada masalah. Justru ini bagus karena PWI Bitung mengedepankan musyawarah untuk mufakat,” tuturnya.

Voucke pun berharap setelah ini struktur lengkap kepengurusan bisa segera ada. Ia menyebut hal itu penting karena akan mendorong kelancaran roda organisasi.

Sementara itu, ketua terpilih Christian Wayongkere langsung menyampaikan programnya. Pelaksanaan uji kompetensi wartawan atau UKW jadi target utama. Ia ingin semua wartawan yang tergabung di PWI Bitung bisa mengikuti program tersebut.

“Bukan apa-apa, UKW dimaksudkan untuk memperkuat integritas dan profesionalisme wartawan. Ini penting untuk menghadirkan wartawan yang berkualitas dan punya jiwa edukasi. Wartawan harus mampu menyajikan berita yang berimbang dan edukatif, sekaligus mencegah munculnya berita bohong alias hoax,” tuturnya.

Balo sapaan akrab dia, menegaskan bahwa PWI bukan organisasi asal-asalan. PWI akan bekerja profesional untuk menghadirkan jurnalisme yang sehat dan edukatif. Sudah begitu, PWI juga akan berupaya agar kesejahteraan wartawan selaku pekerja bisa sesuai dengan keadaan.(69)

Komentar